Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengungkapkan pemerintah sedang membahas perihal pemberian sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.
Langkah tersebut menurutnya perlu dilakukan demi menekan angka penularan kasus covid-19 di Tanah Air.
"Kita siapkan sekarang ini untuk ada sanksi. Misalnya di suatu provinsi yang pakai masker hanya 30%, kita siapkan regulasi untuk pemberian sanksi di sana. Mungkin dalam bentuk kerja sosial atau tipiring (tindak pidana ringan). Itu masih dalam pembahasan," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7).
Walaupun angka kasus positif di Tanah Air sudah begitu tinggi, menurut presiden, Indonesia belum berada pada puncak penyebaran covid-19.
"Perkiraan puncaknya ada di Agustus atau September. Tapi kalau kita tidak melakukan sesuatu, ya bisa angkanya berbeda. Oleh sebab itu, saya minta kepada para menteri untuk bekerja keras," tandas Jokowi.(OL-4)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved