Rabu 08 Juli 2020, 16:35 WIB

Update Covid-19: Pasien Sembuh Capai 31.585 Orang

Ihfa Firdausya | Humaniora
Update Covid-19: Pasien Sembuh Capai 31.585 Orang

Dok. BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto

 

Update perkembangan kasus covid-19 di Tanah Air pada Rabu (8/7) menunjukkan pasien sembuh mencapai 31.585 orang. Angka tersebut meningkat sebanyak 800 orang dari hari sebelumnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melaporkan sebanyak 17 provinsi memiliki kasus baru di bawah 10. Sementara 7 provinsi hari ini melaporkan tidak ada penambahan kasus.

"Di antaranya Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Papua Barat," ungkap Yuri dalam teleconference di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (8/7).

Di samping itu, beberapa provinsi melaporkan kasus sembuh yang lebih banyak dibandingkan kasus baru. Rinciannya Bali (31 kasus baru covid-19 dan 45 sembuh); Papua (17 kasus baru dan 23 sembuh); Maluku (7 kasus baru dan 52 sembuh); NTT (3 kasus baru dan 37 sembuh); serta Aceh (1 kasus baru dan 9 sembuh).

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 1.853 orang, sehingga menjadi 68.079 orang. Pasien meninggal bertambah 50 orang, sehingga total menjadi 3.359 orang.

Di sisi lain, orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 38.498 dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 13.636.

Baca juga: Buka Lagi 29 Juli, Protokol Kesehatan di Bioskop Belum Ditetapkan

Sejumlah provinsi dengan penambahan kasus positif covid-19 yang tinggi, antara lain Jawa Timur (366 kasus), DKI Jakarta (357 kasus), Jawa Tengah (205 kasus), Sulawesi Selatan (166 kasus), dan Sumatra Utara (156 kasus).

Yuri menyebut penambahan kasus yang cukup banyak tidak serta merta meningkatkan secara signifikan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit.

"Karena sebagian besar kasus yang kita dapatkan ini adalah orang-orang yang dengan gejala minimal atau sangat sedikit, sehingga tidak merasakan sakit dan tidak ada indikasi untuk diisolasi di rumah sakit," jelasnya.

"Namun, kita meminta mereka melakukan isolasi secara mandiri dengan mematuhi secara ketat tentang pedoman pelaksanaan isolasi mandiri di rumah agar tidak menjadi sumber penularan baru di tengah-tengah masyarakat," imbuhnya.

Gambaran di atas, kata Yuri, memberikan tanda bagi bahwa sebagian masyarakat yang masih rentan tertular belum secara disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Ini menjadi hal yang penting karena di dalam kaitan dengan aktivitas produktif yang dilakukan saat ini, persyaratan untuk aman, untuk secara disiplin menjalankan protokol kesehatan, menjadi mutlak dilaksanakan," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Mitra Nayz

Mitra Nayz Santuni Anak Yatim di 11 Kota

👤Syarief Oebaidillah 🕔Jumat 07 Mei 2021, 01:30 WIB
Kegiatan dilakukan PT Mitra Kerja Nayz bersama ratusan mitra dan agen yang ada di seluruh...
Antara

IDI Jelaskan Risiko Penularan Covid-19 Jika Warga Mudik

👤Ant 🕔Jumat 07 Mei 2021, 01:25 WIB
Ia mengatakan, yang namanya mudik Lebaran tentu akan diisi dengan kegiatan berkumpul bersama keluarga dan sanak...
Dok. Pribadi

Bantuan Untuk Keluarga Awak KRI Nanggala 402 Terus Mengalir

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 07 Mei 2021, 01:18 WIB
Direktur Utama Trias Sentosa Sugeng Kurniawan mengatakan, pihaknya menyalurkan Rp720 juta kepada keluarga awak KRI Nanggala...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya