Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara pemerintah dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan pemeriksaan uji sampel yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia atua WHO adalah harus pemeriksaan antigen yang menggunakan Real Time PCR atau TCM. Sementara rapid test tidak masuk dalam pelaporan Kementerian Kesehatan RI.
"Rapid test kan hanya untuk screening jadi tidak masuk dalam pelaporan kita," jelas Yuri di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu, (20/6).
Baca juga: Soal Beda Tes Masif dan Massal, Ini Penjelasan Achmad Yurianto
Yuri juga menyebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Gugus Tugas Nasional melalui Kementerian Kesehatan diharapkan dapat melakukan pengetesan secara masif dari 10 ribu menjadi 20 ribu lebih.
Baca juga: Masuki New Normal, Mensos: Protokol Kesehatan Harga Mati
Yuri juga menegaskan, sebanyak hampir 70% kasus terkonfirmasi positif di masyarakat adalah minim keluhan. Adapun keluhan minimal itu kemudian dapat dipersepsikan masyarakat tidak sakit.
"Kalau ada anggapan kalau batuk tapi jarang-jarang, panas tapi tidak tinggi-tinggi banget, jadi aku enggak sakit," lanjut Yuri.
Baca juga: Update Pasien Covid-19: Positif, Sembuh, dan Meninggal Bertambah
Padahal meski tanpa gejala, namun nyatanya apabila kemudian hanya dianggap remeh dan tidak melakukan isolasi mandiri, dapat berpotensi bahwa seseorang yang terkonfirmasi positif covid-19 dapat menularkan kepada masyarakat yang lebih rentan. "Itu yang harus diperhatikan," pungkas Yuri. (X-15)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved