Kamis 18 Juni 2020, 18:05 WIB

Update Covid-19: Pasien Sembuh Capai 16.798 Orang

Ihfa Firdausya | Humaniora
Update Covid-19: Pasien Sembuh Capai 16.798 Orang

Dok. BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto

 

Update perkembangan kasus covid-19 di Tanah Air pada Kamis (18/6) menunjukkan pasien sembuh mencapai 16.798 orang. Angka tersebut meningkat sebanyak 555 orang dari hari sebelumnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebut sejumlah provinsi melaporkan kasus sembuh lebih banyak dibandingkan kasus positif covid-19.

Jawa Barat melaporkan tambahan 52 kasus baru dan 54 sembuh; Kalimantan tengah 36 kasus baru dan 39 sembuh; Banten 15 kasus baru 27 sembuh; Kalimantan Timur 8 kasus baru dan 18 sembuh; Sumatera Barat 5 kasus baru dan 17 sembuh; Papua Barat 5 kasus baru dan 22 sembuh; Bangka Belitung 0 kasus baru dan 27 sembuh; serta Kalimatan Barat 0 kasus baru dan 6 sembuh.

"Dari 34 provinsi, 17 provinsi melaporkan kasus baru di bawah 10. Bahkan ada 10 provonsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus sama sekali," kata Yuri dalam teleconference di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (18/6).

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 1.331 orang, sehingga angkanya menjadi 42.762 orang. Pasien meninggal bertambah 63 orang, sehingga total menjadi 2.339 orang.

Baca juga: Keterlibatan Perempuan dalam Radikalisme dan Terorisme Meningkat

Di sisi lain, orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 36.698 dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 17.923.

"Kalau kita lihat sebarannya, angka tertinggi yang melaporlakan kasus positif hari ini adalah provinsi Jawa Timur dengan 384 kasus dan melaporkan sembuh 78 orang," jelas Yuri.

Provinsi lain dengan penambahan kasus positif tinggi di antaranya DKI Jakarta dengan 173 kasus baru dan 128 sembuh; Sulawesi Selatan 166 kasus baru dan 22 sembuh; Kalimantan Selatan 118 kasus baru dan 14 sembuh; serta Bali 66 kasus baru dan 11 sembuh.

"Gambaran epidemologi data yang kita sampaikan ini merupakan gambaran yang masih kita yakini penularan kasus masih terjadi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kita tidak punya pilihan lain kecuali mematuhi protokol kesehatan," pungkas Yuri. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/M Risyal Hidayat

Tunggakan Insentif Relawan Nakes Rp11,8 Miliar Selesai Dibayarkan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 12 Mei 2021, 06:32 WIB
Tunggakan tersebut merupakan pembayaran insentif untuk Desember 2020, yang tidak dapat diberikan pada tahun yang sama dan akan dibayarkan...
MI/Dok KCCI

KCCI Gelar Pameran Foto Gerakan Demokratisasi 18 Mei

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 12 Mei 2021, 06:21 WIB
Pada acara daring, yang diadakan mulai 11 Mei hingga 31 Mei 2021, laman daring pameran KCCI akan menyuguhkan pameran foto soal Gerakan...
ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

Tes Acak Pemudik Tak Bisa Dijadikan Rujukan Data Kasus Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 12 Mei 2021, 04:25 WIB
Dari tes acak tersebut didapatkan sekitar 4.123 pemudik yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari data tersebut diketahui bahwa lebih dari...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya