Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Kurangi Sampah, Empat Perusahaan Ini Dapat Penghargaan dari KLHK

Ferdian Ananda Majni
09/6/2020 13:49
Kurangi Sampah, Empat Perusahaan Ini Dapat Penghargaan dari KLHK
Pekerja memasukan sampah plastik yang telah dicacah ke dalam karung di pabrik pengolahan sampah plastik kawasan Kapuk(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya menyerahkan secara simbolis plakat penghargaan pengurangan sampah oleh produsen kepada 4 perusahaan yang telah dimonitor, dievaluasi, dan diverifikasi kinerja pengurangan sampahnya, yaitu sektor manufaktur, ritel, jasa makanan dan minuman.

Adapun 4 perusahaan yang mendapat penghargaan dengan masing-masing kategori yakni PT Tirta Investama pemegang merek dagang Aqua dalam kategori Kinerja Pengurangan Sampah. Kemudian, PT Resto National Food pemegang merek dagang McDonald, PT Fastfood Indonesia pemegang merek dagang KFC dan CV Sarirasa Nusantara pemegang merek dagang Sate Khas Senayan dalam kategori Inisiatif Pengurangan Sampah.

Menteri Siti menyampaikan terima kasih kepada para produsen yang telah berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan sampah nasional.

"Saya mengajak semua pihak, mari kita bersama-sama berkomitmen dan berniat dengan tulus untuk bergerak dan bekerja membangun pengelolaan sampah lebih baik untuk Indonesia yang lebih maju dan sejahtera," kata Menteri Siti, Selasa (9/6).

Pihaknya mengetahui beberapa produsen sudah mengambil langkah proaktif dan upaya konkret untuk mengurangi sampah yang berasal dari kegiatan atau usaha mereka, sekaligus langkah nyata pelaksanaan peta jalan pengurangan sampah oleh produsen sebagaimana diatur dalam Permen P.75/2019.

"Bagi saya ini merupakan benchmark penting bagi para produsen bahwa peraturan lingkungan hidup tidak harus menjadi hambatan bagi sektor bisnis. Saya yakin sepenuhnyakegiatan bisnis yang selalu menjaga keselarasan dengan kegiatan perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup adalah bisnis masa depan, karena kunci bisnis di masa depan adalah sustainability," ungkapnya.

Baca juga: Bergerak Bersama Mengelola Sampah

Dia menegaskan suka atau tidak suka, sustainable business atau green business adalah pilihan yang tak terhindarkan jika ingin tetap bertahan.

Penyerahan penghargaan hari ini diberikan kepada 2 kategori yaitu:

Bagi produsen peraih penghargaan kinerja pengurangan sampah yaitu PT Tirta Investama selaku produsen pemegang merek dagang Aqua dengan 2 capaian kinerja pengurangan sampah, yaitu peningkatan penarikan kembali botol PET untuk didaur ulang dari 7.020 ton (2017) menjadi 12.000 ton (2019) serta peningkatan kandungan bahan daur ulang botol PET (recycledPET atau rPET) dari 15% (2017) menjadi 100% (2019).

Sedangkan penghargaan bagi produsen yang mempunyai inisiatif dalam pengurangan sampah, terdiri dari CV Sarirasa Nusantara pemegang merek dagang Sate Khas Senayan dengan capaian pengurangan sampah plastik sebesar 32,83 ton di 2019.

Kemudian, PT Rekso National Food pemegang merek dagang McDonald Indonesia dengan capaian pengurangan sampah plastik sebesar 470 ton di 2019 dan PT Fastfood Indonesia pemegang merek dagang Kentucky Fried Chicken dengan capaian pengurangan sampah plastik sebesar 48 ton di 2019.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal PSLB3 Rosa Vivien Ratnawati mengatakan pelaksanaan acara pemberian penghargaan kinerja dan insiatif pengurangan sampah oleh produsen yang dilaksanakan pada hari ini, sejatinya dilaksanakan pada Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 di Kawasan Wisata Candi Borobudur pada Minggu 15 Maret.

"Pemberian penghargaan kinerja dan insiatif pengurangan sampah oleh produsen yang kita laksanakan hari ini merupakan kegiatan yang tertunda dikarenakan munculnya pandemi covid-19," ucap Vivien.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan kepada para produsen ini merupakan hasil dari kegiatan monitoring, evaluasi, dan verifikasi yang dilaksanakan oleh Tim Direktorat Pengelolaan Sampah Ditjen PSLB3 Tahun 2019 atas pelaksanaan program kegiatan pengurangan sampah yang dilakukan oleh produsen.

"Terdapat 3 jenis produsen yang dimonitor, dievaluasi, dan diverifikasi kinerja pengurangan sampahnya, yaitu sektor manufaktur, ritel dan Jasa makanan dan minuman," pungkasnya.(OL-5) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya