Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH diminta memperhatikan sejumlah hal sebelum memutuskan untuk menerapkan kenormalan baru (new normal). Salah satunya penentuan waktu fase tersebut.
"Kalau menurut World Health Organization (WHO), penerapan new normal harus ada timing yang tepat," kata Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih dalam diskusi Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'Agar Normal Baru Tak Jadi Gelombang Baru', Minggu (31/5).
Daeng mengatakan, fase new normal diterapkan saat kurva penularan minim. Data basic reproduction number (R0) / basic reproductive rate (Rt) juga masuk kategori aman.
Kesiapan daerah yang akan menerapkan new normal juga diperhatikan. Potensi-potensi negatif yang memungkinkan terjadi saat fase itu harus dianalisa sejak awal.
"Selanjutnya masyarakat itu punya komitmen protokol kesehatan dan siap menjalani new normal," ujar Daeng.
Daeng menilai, tahap awal yang perlu melaksanakan new normal adalah 124 kabupaten/kota yang sampai kini berstatus bebas covid-19 atau zona hijau.
Kemudian dilanjutkan dengan wilayah lain dengan tren kasus terinfeksi yang menurun.
"Kemudian bertahap, kawasan mana yang kemudian tadi terus memenuhi kriteria dan indikator. Misalnya ya DKI Jakarta ini kan sudah tampak turun ya, itu perlu dinilai," ucap Daeng.
Pemerintah mensyaratkan dua hal bagi daerah yang akan menerapkan kebijakan tatanan kenormalan baru (new normal). Syarat ini menjadi patokan keberlanjutan kehidupan di tengah pandemi virus korona.
Baca juga: Disnaker Jakarta Usul Aturan Proporsi Karyawan di Era New Normal
Pertama, daerah yang sama sekali belum ada kasus penularan covid-19. Pemerintah tengah mendata sejumlah wilayah yang diproyeksikan menerapkan tatanan kenormalan baru. Daerah-daerah tersebut dipastikan steril dari paparan penularan virus korona.
"Kemudian adanya sejumlah daerah yang terisolasi. Sehingga aman dari covid-19 termasuk daerah-daerah yang relatif sangat jarang dikunjungi dari luar," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam laporannya usai rapat terbatas (ratas) virtual dengan Presiden Joko Widodo, Rabu, 27 Mei 2020.
Kedua, daerah yang dinyatakan berada dalam zona hijau atau kurva penularan virus relatif minim. Misal, dalam beberapa pekan ini jumlah kasus positif mengalami penurunan.
"Sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh World Health Organization (WHO) antara lain kriterianya adalah masalah kesehatan masyarakat yang meliputi epidemiologis surveilans kesehatan masyarakat dan sistem pelayanan kesehatan," tutur Doni.(OL-5)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
JAGA Pemilu khawatir pelanggaran dalam pemilihan umum (pemilu) menjadi kebiasaan yang diwajarkan alis ‘new normal’di masa depan.
Konsekuensi daerah yang telah ditetapkan berada di level 1 berarti kegiatan masyarakat bisa dikatakan dapat beroperasi normal dengan kapasitas maksimal 100% di berbagai sektor.
Rumah mengangkat konsep Tropical Modern ramah lingkungan dan didesain untuk menjawab kebutuhan hunian di era new normal.
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, diharapkan tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berakibat abai terhadap protokol kesehatan yang masih harus diterapkan.
Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.
SAAT ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved