Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah pandemi covid-19 yang berdampak di berbagai sektor, termasuk dunia pariwisata tidak menyurutkan semangat para pelajar lulusan SMA dan SMK untuk menekuni dunia pariwisata melalui pendidikan tinggi. Seperti dikatakan oleh Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti, Fetty Asmaniati bahwa saat ini minat lulusan SNA dan SMK untuk menimba ilmu pariwisata cukup tinggi, karena terpengaruh dengan serba-serbi pariwisata ala milineal yang muncul di media sosial. Banyaknya anak muda selaku Youtubers yang mengisi konten destinasi pariwisata, menggerakkan anak-anak milenial untuk serius menekuni bidang pariwisata.
"Tidak sedikit mereka yang menekuni pendidikan pariwisata sukses mengejar karier di dunia pariwisata," kata Fetty dalam webinar yang bertema Pesona Talks Serba-Serbi Pariwisata Milenial, Selasa (19/5) yang diikuti peserta dari Jakarta, Riau, hingga Maluku.
Pembicara lainnya Ketua Badan Pengurus Yayasan Trisakti, Djanadi Bimo Prakoso mengapresiasi para alumni dan peserta yang ikut webinar.Ia optimistis bahwa perkembangan dunia pariwisata di masa mendatang akan semakin baik pascapandemi covid-19. Ia juga mengajak anak muda untuk tidak ragu menekuni bidang pekerjaan di sektor pariwisata karena masyarakat tetap butuh piknik dalam kehidupan sehari-harinya.
"Pasca Covid-19, bisnis pariwisata kembali bangkit. Akan semakin banyak orang bepergian karena setelah sekian lama mereka di rumah saja," ujarnya optimistis.
Untuk itu pendidikan pariwisata pun tetap menjanjikan di masa mendatang karena hingga kini bisnis pariwisata terus berkembang mengikuti tren masyarakat.
baca juga: Indonesia Siap Daftarkan Domain Aksara Jawa ke ICANN
Pramugari Singapore Airlines Fadhila Hananing Estu salah satu alumni STP Trisakti yang hadir dalam webinar mengatakan bahwa pasca pandemi akan terjadi lonjakan penumpang pesawat karena setelah sekian lama lockdown, orang akan bepergian ke berbagai kota.
"Saya optimistis setelah covid-19 dunia penerbangan akan kembali pulih," ujarnya. (OL-3)
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved