Senin 27 April 2020, 19:20 WIB

DPR Dorong Riset Rempah Untuk Pengobatan Covid-19

Cahya Mulyana | Humaniora
DPR Dorong Riset Rempah Untuk Pengobatan Covid-19

Antara/Syaiful Arif
Pedagang rempah-rempah di Pasar Kliwon, Jawa Tengah, meraup untung di tengah pandemi covid-19.

 

SATGAS Lawan Covid-19 DPR RI mendorong semua pihak, terutama pemerintah, untuk menggali manfaat rempah-rempah dan tanaman herbal sebagai penawar virus korona (covid-19).

Kekayaan Ibu Pertiwi yang berlimpah tentu menyimpan banyak khasiat yang dapat menekan laju penyebaran covid-19.

"Satgas memandang kekayaan alam Indonesia, seperti rempah-rempah berikut studinya, untuk mendapatkan formula tepat sebagai antibodi, bahkan obat atau vaksin covid-19," ujar Deputi Penerangan Masyarakat Satgas Covid-19 DPR, Arteria Dahlan, saat dihubungi, Senin (27/4).

Baca juga: Harga Rempah Bahan Jamu Naik Tajam akibat Korona

Arteria berpendapat pemanfaatan tanaman herbal dan rempah-rempah harus mengedepankan penelitian dan memanfaatkan kemajuan teknologi. Hal itu selaras dengan semangat PDIP yang bertekad mengembalikan budaya rempah-rempah.

"Sejauh ini terdapat beberapa temuan dari tangan putra-putri bangsa kita yang menggali akal dan sumber daya di Tanah Air. Dalam hal ini, mendapatkan obat, penawar serta formula, untuk mempercepat penyembuhan dan antivirus. Ini harus kita dukung, kita endorse, obat-obatan yang kita hasilkan tidak kalah dari negara lain," papar Arteria.

Di lain sisi, seorang perwira tinggi Angkatan Laut, Laksma TNI Suradi, mengungkapkan telah bekerja sama dengan sejumlah ahli mikrobiologi untuk membuat ramuan yang meningkatkan imunitas. Seluruh bahan berasal dari herbal dan telah diuji coba, serta mendapatkan izin edar dan sertifikat dari BPOM.

Baca juga: Pandemi Korona Momentum Teliti Curcumin secara Ilmiah

"Herbal ini sudah dirasakan manfaatnya oleh pasien PDP hingga pasien positif covid-19, yang seluruhnya dapat pulih. Temuan ini merupakan buah dari kekayaan alam bangsa, berikut kecerdasan anak negeri untuk membantu penanggulangan covid-19," kata Suradi.

Suradi berharap penggunanan ramuan berbasis alam bisa digunakan secara masif, untuk memutus rantai penyebaran covid-19. "Herbal yang sepenuhnya dari bahan alami dan proses fermentasi ini dapat digunakan pasien, serta membersihkan udara dari virus korona," pungkasnya.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/M Irfan

Ada Pelonggaran Usia Umrah bagi Jemaah Indonesia

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 25 Januari 2021, 04:10 WIB
Pembukaan penerbangan umrah internasional telah mulai digelar pemerintah Saudi sejak 3 Januari...
ANTARA/Fauzan

Reaksi KIPI Vaksinasi Covid-19 Tahap 1 masih dalam Kajian

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 25 Januari 2021, 03:20 WIB
Tidak ada laporan para nakes yang disuntik pertama mengalami KIPI dengan gejala...
ANTARA/Maulana Surya

Reaksi Anafilaktik akibat Vaksinasi Jarang Terjadi

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 25 Januari 2021, 02:55 WIB
Sebagai tambahan informasi, anafilaktik merupakan syok yang disebabkan oleh reaksi alergi yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya