Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDICAL Emergency Rescue Committee (MER-C) mendesak pemerintah Indonesia untuk segera membebaskan Mantan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009, Siti Fadilah Supari. Hal itu dilakukan agar Siti Fadilah dapat memberikan sumbangan pemikirannya dalam penanganan covid-19.
"Beliau salah satu puteri terbaik bangsa, yang mengerti menangani wabah dan pandemi," kata Presidium dan Dewan Pendiri MER-C Yogi Prabowo kepada Media Indonesia, Senin (20/4).
Yogi menjelaskan, mengingat pengalaman Siti Fadilah dalam menghadapi virus Flu Burung di Indonesia pada 2005 dan keberhasilan Siti dalam membuka wawasan bagi negara negara lain di dunia dalam penanganan virus.
Siti Fadilah dinilai mampu untuk membantu menghadapi pandemi covid-19 yang masih banyak menyimpan berbagai misteri.Yogi menyatakan, integritasnya juga sudah teruji dalam menghadapi pandemi flu babi.
"Sikap kritis beliau mendapat apresiasi dari berbagai negara lainnya dan dianggap menyelamatkan dunia dari bahaya konspirasi virus dunia," kata Yogi.
Baca juga : Dewan Pers: Pasien Sembuh Warnai Pemberitaan Covid-19
Yogi menilai, satu hal yang menjadi prioritas Siti Fadilah adalah kesehatan rakyat. Siti Fadilah dinilainya sadar betul bagaimana kesehatan adalah isu yang sangat penting dan berkaitan erat dengan ketahanan nasional suatu bangsa.
"Inilah yang ia jaga selama diamanahi tanggung jawab sebagai Menteri Kesehatan," ucap Yogi.
"Yang kedua beliau sudah kelompok geriatri dan punya penyakit yang sudah tidak layak dipenjara," imbuhnya.
Yogi berharap di luar penjara, Siti Fadilah bisa turut menyumbangkan pemikiran dan keahliannya dalam mengatasi wabah virus corona yang tengah mengancam Indonesia.
Diketahui, Siti Fadilah sampai saat ini masih mendekam di penjara Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Mantan Menteri Kesehatan ini divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Jumat, 16 Juni 2017 dalam kasus dugaan korupsi alat kesehatan di Kementerian Kesehatan yang pernah dipimpinnya. (OL-7)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved