Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Update Data Korban Covid-19: 1528 Positif, 81 Sembuh, 136 Wafat

Indriyani Astuti
31/3/2020 16:57
Update Data Korban Covid-19: 1528 Positif, 81 Sembuh, 136 Wafat
Ilustrasi(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

JUMLAH kasus positif coronavirus disease (Covid-19) kian bertambah. Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan ada 114 kasus baru per 31 Maret 2020 sehingga total kasus positif Covid-19 di Indonesia terakumulasi berjumlah 1528 kasus terhitung sejak kasus pertama diumumkan pemerintah RI pada 2 Maret 2020.

"Penambahan 114 terkonfirmasi positif, total 1.528. Penambahan pasien sembuh 6, total 81, penambahan kematian baru 14 kasus, total 136," papar Yurianto dalam video konferensi di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPN) pada Selasa (31/3).

Yurianto menambahkan kasus kematian yang diumumkan merupakan pasien positif Covid-19.

Pada Senin (31/3), pemerintah mencatat kasus Korona yang dinyatakan positif di Indonesia mencapai 1.414 yang tersebar pada 31 provinsi. Rinciannya ada 75 pasien positif sembuh dan 122 orang meninggal Kasus tertinggi berdasar provinsi ada di DKI Jakarta. Per 31 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif mencapai 741, 84 meninggal dan 49 sembuh.

Yurianto mengingatkan guna mencegah dan mengendalikan jumlah kasus, ia mengingatkan kembali pentingnya menjaga jarak dalam berkomunikasi sosial. Jarak yang dianjurkan 2 menter antarorang, kedua mempertahankan imunitas tubuh agar tetap sehat, menghindari kerumuman karena tempat berkumpulnya banyak orang memiliki risiko besar penularan.

Adapun upaya dalam memutuskan rantai penularan ialah dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Penggunaan sabun, imbuhnya, sudah terbukti secara ilmiah dapat menghancurkan virus.

"Sebelum menyentuh wajah, mulut, dan mata pastikan tangan sudah dicuci bersih dengan sabun setidaknya 20 detik. Menjaga kebersihan benda-benda yang disentuh secara bersama misalnya handle pintu, dan lain-lain," tuturnya.

Selain itu, masyarakat diminta harus tetap berada di rumah. Bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah dan sebaiknya menunda perjalanan ke kampung halaman karena virus diyakini akan berpindah bersamaan dengan pergerakan orang yang terinfeksi.

"Manusia yang membawanya. Benteng paling aman dari serangan virus adalah berada di rumah kita,"tukasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya