Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ALAT perlindungan diri (APD) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan diklaim hanya cukup untuk seminggu. Stock APD di sana masih bisa memadai untuk para perawat.
"Saya stock saat ini dengan kapasitas 50 (perawat) cukup untuk sampai seminggu," kata Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Rita Rogayah, Kamis (26/3).
Baca juga: DKI Sebut Sudah 90% Tempat Hiburan di Jakarta Tutup Sementara
Rita mengatakan pihaknya harus bekerja cepat untuk mengejar ketersediaan APD untuk para perawat. Sebelum habis, Rika bakal berusaha untuk mengisi kembali ketersediaan APD untuk para perawat.
"Tapi nanti akan buka lagi peluasan, nanti saya akan siapkan lagi," ujar Rika.
Bantuan APD dari pemerintah pun meringankan pihaknya. Namun, tetap saja persediaan APD di sana tidak cukup untuk jangka waktu lama.
"Iya, kemarin dari Dinas Kesehatan sama Balai Kota dapat, tapi tetap dengan kondisi kita saat ini cukup untuk seminggu," tutur Rika. (Medcom.id/OL-6)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved