Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Kemenristek Bentuk Tim Riset Terpadu Tangani Covid-19

Atikah Ishmah Winahyu
19/3/2020 20:19
 Kemenristek Bentuk Tim Riset Terpadu Tangani Covid-19
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro(Antara/M. Agung Rajasa)

KEMENTERIAN Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional membentuk tim riset berkaitan dengan virus korona Covid-19 di Indonesia. Tim itu kata Menristek Bambang Brodjonegoro akan melakukan riset terkait penncegahan, diagnosa, dan pengobatan Covid-19.

“Sudah dibentuk tim untuk menangani pencegahan berupa riset suplemen dan vaksin, riset diagnosa berupa test kit, dan pengobatan dari realokasi anggaran Kemenristek/BRIN,” kata Bambang saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (19/3).

Bambang mengungkapkan, tim tersebut berasal dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, FK Universitas Gadjah Mada, dan FK Universitas Airlangga.

Baca juga : Dinilai Efektif, Peserta Rapid Test Covid-19 Harus Diseleksi

Dia mengatakan, target jangka pendek dari riset yang dilakukan oleh tim ini adalah test kit dan suplemen.

“Test kit kalau mengembangkan sendiri (makan waktu) 5-6 bulan. Bisa lebih cepat dengan kaji dan terapkan test kit yang sudah ada di luar negeri. Suplemen sudah ada kandidat bahannya dari biodiversitas Indonesia hanya perlu tambahan pengujian,” jelasnya.

Sedangkan untuk riset vaksin dan obat yang membutuhkan banyak proses, diperkirakan dapat memakan waktu sekitar 1 sampai 1,5 tahun jika dikembangkan dan diproduksi sendiri. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya