Kamis 19 Maret 2020, 17:02 WIB

Tambah 35 Ruang Isolasi, RSPI Sulianti Minta Bantuan Tenaga Medis

Antara | Humaniora
Tambah 35 Ruang Isolasi, RSPI Sulianti Minta Bantuan Tenaga Medis

ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira
Suasana RSPI Sulianti Saroso

 

DIREKTUR Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Mohammad Syahril menyatakan telah mengajukan penambahan tenaga kesehatan terkait penanganan kasus viruscorona(COVID-19).

"Kita butuh bantuan tenaga dokter umum dan dokter spesialis lainnya," kata Syahril dalam keterangan pers di Jakarta, hari ini.

Dia menegaskan penambahan tenaga kesehatan itu telah diajukan kepada Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Tenaga kesehatan itu diperbantukan pada penambahan ruang isolasi. Saat ini 11 ruang isolasi di RSPI telah digunakan. Pihak rumah sakit telah merencanakan penambahan 15 ruangan isolasi lagi.

"Itu perluasan tahap pertama untuk tempat tidur," ujar Syahril.

Kemungkinan tahap selanjutnya kata Syahril, akan dilakukan penambahan lagi sekitar 20 tempat tidur, jika tahap pertama masih belum mencukupi.

Hingga Kamis, 18 Maret 2020, RSPI Sulianti Saroso mencatat sebanyak 15 pasien yang dirawat inap terkait kasus COVID-19. Rinciannya, 9 konfirmasi positif dan 6 pasien dalam pengawasan (PDP). (OL-4)

Baca Juga

Dok pribadi

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengajian Bulanan Membentuk Kepribadian Muslimah

👤Winni Oktavia, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya 🕔Jumat 02 Desember 2022, 00:35 WIB
Pengajian ini merupakan wadah untuk mengembalikan eksistensi kemanusiaan agar terhindar dari masalah dan degradasi...
Antara/Fakhri

Hari Ini Migrasi Siaran Analog ke Digital Tahap II Diberlakukan di 4 Provinsi

👤Naufal Zuhdi 🕔Jumat 02 Desember 2022, 00:00 WIB
ANALOG Switch Off (ASO) tahap II akan dilakukan pada 2 Desember 2022 dimulai pukul 24.00 oleh penyelenggara Multipleksing (MUX). Empat...
MUI

MUI : Dana Talangan Haji Hukumnya Mubah dengan Syarat

👤Dinda Shabrina 🕔Kamis 01 Desember 2022, 23:45 WIB
MUZAKARAH Perhajian Indonesia Tahun 2022 melarang penggunaan dana talangan haji karena mengakibatkan antrean haji semakin panjang....

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya