Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KINTOKO Rochadi hari ini memberi kuliah secara daring. Ini pertama kali dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara itu memberi kuliah secara online.
"Awalnya kaku, karena baru pertama kali. Tapi lama kelamaan saya merasa kuliah daring lebih bebas," katanya kepada Media Indonesia.
Banyak Universitas di Indonesia yang memutuskan menyelenggatakan perkuliahan jarak jauh melalui media daring. Perkuliahan jarak jauh ini merupakan bagian dari gerakan belajar di rumah atau social distancing untuk memutus penyebaran virus korona.
Kintoko berada di kampus ketika memberi kuliah 'media promosi kesehatan' kepada sembilan mahasiswa program master. Para mahasiswa ada yang berada di kos, rumah, perpustakaan, bahkan kafe.
Baca juga: UI Terapkan Kuliah Jarak Jauh Selama Masa Pandemi Korona
Kintoko menggunakan aplikasi program google hangout untuk memberi kuliah daring. Ia menggunakan telepon genggam, sedangkan mahasiswa ada yang menggunakan telepon genggam, ada pula yang memakai laptop.
Untuk kuliah daring pertama ini, Kintoko berceramah dan mahasiswa kemudian bertanya. Proses kuliah berlangsung sekitar 1,5 jam. "Saya perhatikan mahasiswa lebih bebas bertanya ketimbang waktu kuliah tatap muka," katanya.(OL-4)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved