Rabu 26 Februari 2020, 13:41 WIB

World Dream Dahulu, Diamond Princess Kemudian

Andhika Prasetyo | Humaniora
World Dream Dahulu, Diamond Princess Kemudian

ANTARA
Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono (kiri) menginspeksi pasukan Upacara Satgas Bantuan Kemanusiaan WNI di Pulau Sebaru.

 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan terlebih dulu menangani warga negara Indonesia (WNI) yang terancam wabah korona di kapal pesiar World Dream ketimbang Diamond Princess.

Selain karena jumlah WNI di kapal tersebut lebih banyak, posisi World Dream juga lebih dekat dengan Indonesia, yakni di perairan internasional di dekat Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Sementara, Diamond Princess berada cukup jauh di Pelabuhan Yokohama, Jepang.

Baca juga: Negosiasi Pemulangan WNI di Diamond Princess Masih Alot

"Kemarin, setelah rapat beberapa kali, kita putuskan evakuasi yang di World Dream dulu," ujar Jokowi di Jakarta, Rabu (26/2).

Kendati demikian, bukan berarti pemerintah mengabaikan 69 WNI yang kini berada di Diamond Princess. Kepala negara mengatakan proses negosiasi masih terus dilakukan dengan otoritas Jepang. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Tado

KPAI : Pengawasan Langsung Ke Daerah Tinggi Kasus Stunting

👤 Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 13 Juni 2021, 17:49 WIB
Komisioner KPAI, Retno Listyarti menegaskan akan melakukan pengawasan secara langsung ke sejumlah daerah dengan angka stunting tertinggi di...
Antara

Persi: Kenaikan Angka BOR Makin Merambah ke Banyak Provinsi

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 13 Juni 2021, 17:10 WIB
BERTAMBAHNYA kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Tanah Air membuat tingkat keterisian ranjang rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) di...
MI/Bary Fathahilah

BNPB Pastikan Kesiapan Rusun Nagrak untuk Pasien Covid-19

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 13 Juni 2021, 16:40 WIB
Upaya mempersiapkan Rusun Nagrak di Cilincing, Jakarta, sebagai antisipasi terhadap lonjakan kasus positif covid-19 setelah libur...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perangkat Terenkripsi Jerat Penjahat di Seluruh Dunia

LEBIH dari 800 penjahat telah ditangkap di seluruh dunia seusai dijebak menggunakan aplikasi pesan terenkripsi yang dijalankan FBI.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya