Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menegaskan pernyataan Komisioner KPAI Sitty Hikmawatty bukan mewakili KPAI, melainkan adalah pendapat pribadi.
Seperti diketahui, Sitty sebelumnya memberikan pernyataan kontroversial dengan mengatakan perempuan bisa hamil di kolam renang.
"Perlu kami sampaikan bahwa apa yang disampaikan Bu Sitty Hikmawatty merupakan sikap pribadi dan bukan sikap KPAI secara kelembagaan," tegas Susanto dalam konferensi pers di kantor KPAI, Selasa (25/2).
Baca juga: Komisioner KPAI Sitti Hikmawati Didesak Mundur
Susanto mengatakan, KPAI telah membentuk dewan etik untuk menindaklanjuti persoalan yang menimpa Sitty tersebut. Pembentukan dewan etik ini pun mengacu pada Peraturan KPAI Nomor 1 Tahun 2017.
"Semangatnya adalah menegakkan etik. Makanya kenapa kemudian ada dewan etik dan di peraturan KPAI," terangnya.
Baca juga: Istana Tegur Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty
Dewan etik ini yang bertugas untuk merekomendasikan pada KPAI apakah Sitty akan diberikan sanksi akibat pernyataan tersebut. Susanto pun mengatakan, pihaknya tidak mau berandai-andai, sebab itu merupakan kewenangan dewan etik.
"Benar salahnya pernyataan itu nanti kan dewan etik yang akan menyampaikan. Baru kemudian berpikir soal apa konsekuensi atau sanksi. Itu domain dewan etik setelah mempelajari (pernyataan Sitty) dari tahapan ke tahapan," ujarnya.
Baca juga: Pesan ke Sitti Hikmawatty: Pejabat Publik Jangan Bikin Gaduh
Susanto mengungkapkan, Sitty telah memberikan penjelasan atas peristiwa ini dalam rapat pleno yang digelar pada Senin (24/2). Untuk pemanggilan Sitty selanjutnya akan dilakukan oleh dewan etik untuk meminta keterangan dan mempelajari lebih lanjut pernyataan yang bersangkutan.
"Nanti dewan etik yang akan klarifikasi kepada yang bersangkutan dan pihak terkait," tandasnya. (X-15)
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
BGN menegaskan prioritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai prioritas utama
Laporan terbaru NCHS menunjukkan tren kenaikan kasus sifilis maternal. Kenali risiko, gejala "senyap", dan cara melindungi janin dari infeksi mematikan.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved