Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengurangi ketergantungan impor obat antibiotik, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menandatangani MoU dengan PT Mersifarma Tirmaku Mergusana dan Sekolah Farmasi ITB, mengembangkan hasil riset antibiotik menuju hilirisasi. MoU dilaksanakan di BPPT pada Kamis (20/2/2020).
Deputi Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB BPPT) Soni Solistia Wirawan, mengatakan penandatanganan kesepakatan tersebut merupakan langkah awal positif untuk menuju hilirisasi hasil-hasil riset produksi antibiotik amoksisilin yang sudah cukup lama dikembangkan oleh BPPT dan ITB.
"Ini dalam rangka membangun industri bahan baku obat dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan impor," kata Soni dalam keterangan resmi diterima Media Indonesia, Sabtu (22/2).
Menurutnya sebagai salah satu institusi litbang di dalam negeri, BPPT memiliki peran utama dalam melakukan kaji dan terap teknologi.
"Keterlibatan BPPT dalam pembangunan industri bahan baku obat Amoksisilin ini merupakan perwujudan peran BPPT untuk memberikan solusi terhadap permasalahan teknologi Nasional," tambahnya.
Pengembangan teknologi produksi Amoksisilin oleh BPPT dilandasi keprihatinan bahwa hampir 95% BBO yang diperlukan masih harus diimpor. Padahal setiap tahunnya Indonesia harus memproduksi Amoksisilin rata-rata 1.200 ton/tahun. Produk Amoksisilin ini banyak digunakan di Indonesia untuk pengobatan lini utama pada infeksi bakteri gram positif dan gram negatif, yang hingga saat ini masih tinggi jumlahnya di Indonesia.
Amoksisilin ini, sebenarnya pernah diproduksi di Indonesia pada 1987 namun tidak bisa bersaing di pasaran karena biaya produksi yang tinggi. Penyebabnya bahan intermediate 6-APA (6-aminopenicillanic acid) dan Dane Salt (D-p-Hidroksifenilglisin) masih impor. Teknologi produksi Amoksisilin yang dikembangkan oleh BPPT saat ini adalah untuk menghasilkan 6-APA yang selanjutnya dikombinasi dengan Dane Salt yang dikembangkan oleh Farmasi ITB. Selanjutnya dilakukan upscaling sintesa Amoksisilin dari kedua intermediate tersebut. Proses produksi pada skala industri akan dilakukan oleh PT Mersifarma.
baca juga: 15.019 Siswa MTs/SMP Ikut Seleksi Masuk Madrasah Aliyah Negeri
"Teknologi produksi Amoksisilin ini akan memiliki kandungan lokal tinggi bila dilakukan mulai dari hilir (fermentasi penisilin G) untuk menghasilkan 6-APA secara enzimatis sehingga dapat memutus rantai impor intermediate. Dengan demikian maka pembangunan industri Amoksisilin nantinya akan mampu memberikan nilai tambah terhadap kandungan lokal dan memiliki daya saing serta akan mendorong industri terkait lainnya," harap Soni. (OL-3)
Mobil bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan penunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, memilih mobil yang tepat menjadi keputusan penting
Intip bocoran iPhone 18 Pro Max 2026. Hadir dengan chip A20 Pro 2nm, kamera variable aperture, dan desain under-display Face ID terbaru.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Setelah miliaran tahun, JADES-ID1 akan berevolusi dari protogugus menjadi gugus galaksi masif seperti yang kita lihat jauh lebih dekat dengan Bumi.
Kombinasi identifikasi jenis dan asal-usul geografis kayu akan sangat membantu dalam kepastian legalitas pemanfaatan kayu.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved