Rabu 29 Januari 2020, 11:15 WIB

Menkominfo Minta Warganet tidak Sebar Hoaks Soal Virus Korona

Antara | Humaniora
Menkominfo Minta Warganet tidak Sebar Hoaks Soal Virus Korona

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Menkominfo Johnny G Plate

 

MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate meminta masyarakat bijak menggunakan media sosial dalam memilih dan menyebarkan informasi tentang virus korona.

"Ini murni masalah kesehatan dan karena itu mengaculah pada referensi utamanya yang disampaikan oleh institusi resmi," kata Johnny, dalam keterangan pers, Rabu (29/1).

Meski tidak menyebutkan jumlahnya, Kementerian mendeteksi ada penyebaran hoaks dan disinformasi tentang virus korona di media sosial.

Baca juga: Terapi untuk Pasien Virus Korona Baru

Johnny meminta masyarakat tidak sembarangan mengaitkan berbagai hal dengan virus korona.

Johnny menyatakan, hingga saat ini, belum ada penyebaran virus korona di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah menyebarkan informasi tentang penyakit tersebut, salah satunya mengenai gejala yang timbul.

Virus korona, yang terdeteksi berasal dari Kota Wuhan di Provinsi Hubei, Tiongkok, menyebar ke negara-negara lain.

Kota tersebut diisolasi agar penyakit bisa ditangani dan penyebaran tidak semakin meluas. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/ARI BOWO SUCIPTO

Kepala BMKG Luruskan Pernyataan Soal Tsunami: Itu Skema Terburuk

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Rabu 01 Desember 2021, 18:15 WIB
Dia menyebut informasi tersebut merupakan paparan peta bahaya wilayah Indonesia saat ini. BMKG selalu membuat potensi bencana dari ringan...
ANTARA/MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS

Kepala BMKG Sebut Cilegon Berpotensi Tsunami hingga 8 Meter

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Rabu 01 Desember 2021, 18:07 WIB
"Kami berikan informasi zona yang rawan tsunami misalnya di Cilegon Banten itu juga tempat wisata di Selat Sunda," kata...
ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Kemenkes: Vaksinasi Booster bagi Publik Belum Diperlukan

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Rabu 01 Desember 2021, 17:27 WIB
Nadia mengatakan gelombang ketiga di banyak negara terjadi meski cakupan vaksinasi cukup tinggi. Hal itu terjadi lantaran masih ada sasaran...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya