Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma’ruf Amin menuturkan bahwa kenaikan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memang berdampak pada penurunan kelas peserta. Meski demikian, jumlahnya tidak signifikan.
“Saya pikir yang kenaikan terus mungkin banyak itu, dan menurut saya tidak menjadi masalah jika mau turun kelas ya dengan kemampuannya,”ujar Wapres kepada media di Kantor Wakil Presiden, Medan Merdeka Utara, Jakarta, hari ini.
Baca juga: Komisi I DPR Minta Kasus Asabri Diusut Tuntas
Wapres menilai, bahwa pemerintah telah melakukan antisipasi-antisipasi diantaranya membuat pelayanan kesehatan yang diatur secara berjenjang guna menghindari membludaknya pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas III. Adanya rujukan berjenjang, imbuh Wapres, akan mengurangi jumlah antrian peserta di rumah sakit-rumah sakit.
“Pertama kan jumlahnya tidak terlalu signifikan (peserta yang turun kelas). Kedua, kan sudah diatur pelayanan kesehatan itu berjenjang dari layanan kesehatan tingkat pertama kemudian tingkat lanjutan,”imbuhnya.
Pemerintah, terangnya, juga menambah fasilitas di rumah sakit. Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan sebelumnya telah mengeluarkan edaran agar RS menambah jumlah tempat tidur kelas III. Surat edaran tertanggal 4 Desember 2019 dengan nomor HK.02.02/I/5501/2019 tentang Penambahan Tempat Tidur Kelas III dalam Rangka Pemenuhan Akses Pelayanan Kesehatan yang ditujukan kepada para kepala dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota.
Melalui surat tersebut, rumah sakit dan pemerintah daerah diminta menambah tempat tidur kelas III sebanyak 50% dari jumlah yang ada saat ini. Mereka juga diminta untuk memutakhirkan data ketersediaan tempat tidur pada laman rumah sakit online http://sirs.yankes.kemkes.go.id/fo/.
Kenaikan kelas juga berdampak pada pemerintah daerah diantaranya Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yang menyatakan keluar dari program JKN. Wapres menuturkan peserta yang tidak mampu sudah masuk dalam kategori yang dibayari oleh pemerintah. Pemerintah, imbuhnya, bisa membayarkan dengan skema anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
“Jadi tidak ada masalah kalau tidak mampu itu berbeda statusnya,” tukasnya. (OL-6)
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Laporan pengaduan akan terus menumpuk dan berpotensi menghambat kinerja pengawasan KY.
Hingga akhir 2025 terdapat kekosongan 10 formasi hakim, masing-masing empat di kamar pidana, satu di kamar perdata, tiga di kamar TUN pajak, serta dua Hakim Adhoc HAM.
Maqdir pun mempertanyakan relevansi keterangan Liyanto, yang dinilai tidak mengetahui secara langsung tujuan pengiriman dana yang dipersoalkan dalam dakwaan.
Total ada lima kasus yang diurus, yakni sengketa lahan di Bali dan Jakarta Timur, Depok, Sumedang, Menteng, serta Samarinda.
KPK sudah menyita sejumlah aset milik Nurhadi. Barang-barang itu dipakai untuk pembuktian dan pemulihan kerugian negara.
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke IKN Kalimantan Timur meninjau fasilitas pendidikan dan pasar, masyarakat antusiasi berfoto dengan Gibran di IKN
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini disambut hangat oleh warga, para pelancong, hingga pengemudi ojek daring (online) yang berada di area stasiun.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan pemerintah pusat akan mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pascabanjir dan longsor.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
SAAT mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Cirebon, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menerima surat dari seorang siswa.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved