Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KULIT yang sehat menjadi idaman banyak orang, terutama wanita yang menginginkan kulit sehat untuk menunjang kecantikannya. Perawatan kulit pun menjadi tren yang terus berkembang di kalangan masyarakat,
Namun, perawatan kulit juga mesti memperhatikan bahan yang digunakan. Bila salah, justru akan bisa merusak kulit. Pendiri Limonia Beauty Center Olivia Julita bahkan menyebut, bahan itu dalam jangka panjang, justru bisa merusak kulit.
"Perawatan dengan bahan berbahaya yang digunakan tanpa mengetahui kandungannya itu dapat membahayakan generasi bangsa Indonesia," kata Olivia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/12).
Untuk itu, Limonia Beauty Center yang berada di Bandanr Lampung, Lampung itu pun kerap memberikan edukasi bagi masyarakat terkait produk perawatan kulit yang sehat dan cara menghindari bahan berbahaya dalam perawatan kulit.
Baca juga : Cicapair, Produk Inovasi Perawatan Wajah dari Korea
Edukasi juga dilakukan Limonia ke Rumah Singgah Respek Peduli Lampung yang juga jadi rangkaian hari jadi Limonia Beauty Center yang berdiri 7 tahun lalu.
Perhatian pada produk perawatan kulit yang sehat juga diwujudkan Limonia dalam produk perawatan kulit yang digunakannya. Limonia memastikan, produk yang digunakan adalah produk halal berkualitas tanpa bahan berbahaya dengan harga terjangkau serta terdaftar di BPOM.
"kami juga menggunakan peralatan yang modern dan up to date, tingkat steritilas peralatan yang menjadi prioritas, ruangan yang nyaman dan bersih, serta terapis bersertifikat dan staff yang ramah," ujar Olivia.
Selain melakukan edukasi, dalam rangkaian hari jadinya yang ke-7, Limonia Beauty Center juga meyelenggarakan sejumlah acara, sepeerti menggandeng fashion designer Anggie Rachmat dari Sheenaz dan Anggie Gallery untuk menggelar lelang yang hasilnya didonasikan untuk Rumah Singgah respek Peduli. (RO/OL-7)
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Kurang tidur, stres, merokok, dan konsumsi alkohol, bisa mendorong munculnya kulit kusam.
Brightlogy diperkenalkan sebagai face cream dengan kandungan 1% hexylresorcinol yang diklaim setara dengan 4% hydroquinone, bahan pencerah yang penggunaannya diatur secara ketat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved