Selasa 03 Desember 2019, 15:17 WIB

Sajian Pagi di COP25 dari Cokelat Hingga Apel

Thalatie K Yani, Laporan dari Madrid | Humaniora
 

ADA yang menarik di setiap pagi hari konferensi lingkungan hidup UNFCCC COP 25 yang berlangsung di Ifema, Madrid, Spanyol. Para peserta COP25 mendapat jamuan ringan nan mengenyangkan di pagi hari yang dingin.

Suhu udara Spanyol yang berada di kisaran 3-6 derajat celcius membuat banyak peserta hadir mengenakan jaket tebal. Penyelenggara pun sigap dengan menyiapkan beberapa stand minuman hangat yang dibagikan secara gratis bagi peserta.

Minuman cokelat panas yang cukup kental disandingkan dengan churros lembut. Pas untuk menghangatkan tubuh. Rasa cinnamon langsung terasa begitu menyeruput cokelat panas. Tak lupa menyantap churros dengan baluran tepung gula, bagian luarnya begitu renyah namun teras alembut di bagian dalam.

Bila churros dicelupkan ke dalam minuman, rasanya terasa semakin kuat. Kerenyahan churrosnya masih terasa dan bercampur pas dengan cokelat yang tidak terlalu manis.

Baca juga: COP25 Resmi Dibuka untuk Wujudkan Paris Agrement

Sedangkan di hari kedua, para peserta disambut dengan empat gerobak berisikan apel dan jeruk. Setiap delegasi yang datang langsung bisa memilih buah yang diinginkan dari gerobak yang disediakan panitia. Apelnya renyah dan manis, sementara rasa asam dari jeruk cukup membuka mata melek di pagi hari.

Sedangkan untuk mendapatkan minuman, panitia UNFCCC COP25 memberikan tumbler bagi para delegasi. Botol kaca bertuliskan #deMadridydelgrifo itu dapat digunakan untuk mengisi minum yang disediakan di setiap sudut gedung pertemuan.(OL-5)

Baca Juga

MI/Agus Mulyawan

Nadiem : Pemda Segera Sanksi Pelaku Intoleransi SMKN 2 Padang

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 24 Januari 2021, 16:18 WIB
Nadiem Makarim meminta Pemerintah Daerah Sumatera Barat dan Kota Padang untuk segera menindaklajuti kasus intoleransi di SMKN 2...
Ilustrasi

BMKG: Suara Dentuman di Bali Terekam oleh Sensor Gempa

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 24 Januari 2021, 16:12 WIB
Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya anomali sinyal seismik yang tercacat pada sensor seismik Singaraja (SRBI) pada pukul 10.27 WITA....
CDC

Banyak Dipalsukan, Ini Cara Bedakan Lianhua Resmi dan Ilegal

👤Zubaedah Hanum 🕔Minggu 24 Januari 2021, 15:05 WIB
Produk Lianhua mengandung 13 herbal, dipasarkan di Tiongkok sejak wabah SARS pada 2003...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya