Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menyapa 150 anak dari Forum Anak Kota Surakarta dan Jawa Tengah dalam acara Convention on The Rights of The Child (CRC@30) di Balai Kota Surakarta.
Acara itu digelar dalam rangka menyambut Peringatan Hari Anak Sedunia dan 30 Tahun Konvensi Hak Anak (KHA) yang jatuh pada 20 November 2019.
Dalam sambutannya, Bintang menyatakan pihaknya akan berfokus pada tiga hal untuk memperjuangkan hak-hak anak di Indonesia.
"Kami fokus peran ibu dalam pendidikan anak, bagaimana kita turunkan angka pekerja anak dan kita turunkan angka perkawinan anak," kata Bintang di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (19/11).
Dirinya menyatakan, untuk memperjuangkan hak-hak anak tersebut, pihaknya tidak bisa berjalan sendirian. Dirinya meminta partisipasi aktif dari berbagai pihak untuk bersinergi.
Baca juga: Generasi Milenial Butuh Komunikasi Humanis
Bintang juga meminta anak-anak ikut mendukung dan bersinergi demi mewujudkan pemenuhan hak mereka.
“Jika forum anak seperti kalian dapat menggeliat maju memperjuangkan hak anak di seluruh Indonesia, 50% tanggung jawab Menteri PPPA akan dengan mudah kita wujudkan bersama,” jelas Bintang.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Surakarta karena Forum Anak di Jawa Tengah khususnya di Kota Surakarta dinilainya sangat luar biasa.
"Anak-anak diberikan hak-hak dan peluang untuk menyalurkan pendapatnya dalam musrembang. Ini artinya mereka sudah dilibatkan pemerintah dalam proses pembangunan di Jawa Tengah,” ungkap Bintang.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Surakarta Ahmad Purnomo mengungkapkan, pihaknya akan senantiasa menjadikan Surakarta sebagai kota ramah anak yang dapat mendukung perkembangan anak menjadi SDM unggul.
"Semoga hak anak betul-betul terjamin dan anak di kota Surakarta dimotovasi, kalian sangat diperhatikan dan kalian harus melaksanakan cita-cita kalian sesukses-suksesnya. Kalian adalah anak-anak yang kita banggakan," tandasnya. (OL-2)
WAKIL Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan menegaskan bahwa penguatan perlindungan anak di ruang digital harus menjadi prioritas bersama.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di sebuah apartemen di Jakarta Timur yang telah beroperasi sejak 2023.
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik yang lebih baik.
Prevalensi yang mengalami sunat perempuan masih sangat tinggi meskipun terjadi penurunan dari 50,5 persen pada tahun 2021 menjadi 46,3 persen pada tahun 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved