Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November merupakan saat yang tepat merenungkan dan mengambil pelajaran dari para pahlawan bangsa. Hal itu dinilai dapat menumbuhkan sikap patriot dan kepedulian terhadap sesama anak bangsa.
"Hari pahlawan adalah momentum anak muda untuk refleksi gerak langkah pahlawan bangsa. Tujuannya adalah awareness terhadap ide dan gagasan mereka tentang bagaimana dan mengapa republik ini harus terbentuk," terang Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Romzi kepada Media Indonesia, Sabtu (9/11).
Menurut dia, kesadaran dan pemahaman atas semangat para pahlawan akan menumbuhkan kepedulian terhadap keutuhan dan perkembangan republik. Refleksi lain dari nilai-nilai itu dapat menumbuhkan semangat persaudaraan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan bangsa.
Baca juga : Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Milenial Bisa Jadi Pahlawan
"Maka buat saya, semangat nasionalisme kekinian ditunjukkan dalam dua hal. Pertama, kesadaran akan banyaknya peluang untuk membuat bangsa ini menjadi lebih baik, kemudian memposisikan diri untuk berani memimpin dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengupayakan meraih kebaikan dari peluang-peluang tersebut," jelasnya.
Dampak lainnya, kata dia, nilai-nilai kepahlawanan akan membuat warga bangsa saling menghormati dan menghargai. Hal itu sangat penting karena maraknya intoleransi yang dipicu kurangnya pemahaman terhadap semangat nasionalieme
"Terakhir para pahlawan mengajarkan kita sikap selflessness, mendahulukan kepentingan orang lain terlebih dahulu sebelum kepentingan pribadi. Tentunya hal itu bisa berdampak pada tumbuhan keinginan menjadi masyarakat yang bermanfaat dengan cara kekinian dan kemampuan masing-masing," pungkasnya. (OL-7)
ADA yang menarik dari teks Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sebagai gerakan nasionalisme paling awal dan nyata
KETUA Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya membentuk generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis. Generasi muda harus siap berkorban untuk negara.
Nama “Bones” yang berarti tulang diangkat sebagai simbol kerangka nilai kebangsaan, fondasi yang menyatukan masyarakat Indonesia.
Sehingga film apapun yang dimunculkan ke publik yang mengangkat isu nasionalisme, termasuk film animasi viral yang akan tayang di bioskop pada 17 Agustus ini.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang dalam beberapa program pembangunan telah menempatkan nasionalisme sekaligus mencintai produk lokal Bali.
Media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
Prabowo mengajak para pemuda dan pemudi di seluruh tanah air dalam momen Hari Sumpah Pemuda untuk meneladani semangat persatuan yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved