Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA survei Indo Barometer menyayangkan sikap Menteri Agama Fachrul Razi yang ingin melarang penggunaan celana cingkrang dan cadar di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengungkapkan seharusnya Menteri Agama dapat menyatukan dua hijau yaitu hijau Islam dan hijau TNI.
"Seharusnya, Menag harus merangkul dua hijau hijau Islam dan hijau tentara. Sementara, partai politik menunjukkan hal yang berbeda dan saling mendekat," kata Qodari dalam diskusi prespektif Indonesia di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11).
Realita politiknya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah bergabung dalam kabinet dan PKS telah merajut dengan NasDem. Sayanganya, Menteri Agama justru mengeluarkan pernyataan yang dianggap membelah.
Dirinya sangat menyesalkan pernyataan Menteri Agama karena, menurutnya, pernyataan yang membenturkan bukan merangkul. Sementara untuk melakukan perubahan deradikalisasi ini harus menjalin komunikasi.
"Jika melakukan pendekatan yang konfrontatif yang mau diubah pemikirannya justru semakin menjauh bahkan malah mendekati radikalisasi," ujar Qodari.
Pernyataannya ASN yang tidak boleh menggunakan celana cingkrang dan pengguna cadar. Hal itukan seakan mengunci orang yang dengan celana cingkrang dan cadar adalah orang yang radikal.
"Kita memang setuju kalau PNS harus punya seragam. Tetapi ketika dilontarkan seperti ini prespektif bisa meluas kemana-mana. Semua orang menyadari konteksnya PNS," ucapnya.
Menurutnya, ada cara-cara yang lebih elegan seperti melihat kurikulum pesantren, mengkoreksi kurikulum yang sekiranya radikal, dan menonjolkan kurikulum yang lebih moderat.
Meski begitu, Qodari mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang mengangkat Menag berasal dari kalangan TNI. Karena saat ini kalangan tentara dekat dengan kalangan Islam. Sehingga, itu titik yang sudah bagus, adanya pintu untuk memulai dialog.
"Tapi jangan mentang-mentang sama-sama hijau ngomongnya keras yang sehingga hijau-hijau ini tidak ada maknanya. Takutnya, program pemerintah untuk deradikalisasi ditolak. Karena merasa sudah punya jarak dengan Menang," tegasnya.
Saat ini yang harus diperbaiki ialah cara komunikasi, terminologi pendekatan dan lainya jangan menggunakan kata-kata yang provokatif yang membenturkan.
"Mulai lah membangun trust bukan distrust. Yang terjadi saat ini membangun distrust. Ideologi itu kalau dilawan dengan distrust maka semakin radikal. Maka harus dibangun dulu trust secara personal, secara program. Sehingga masuk paham deradikalisasi," tutupnya. (OL-09)
Kemenag menetapkan awal puasa 1 Ramadan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari. Keputusan Sidang Isbat diambil berdasarkan kriteria MABIMS dan hasil hilal.
Download jadwal Imsakiyah 2026 (1447 H) resmi Kemenag & Muhammadiyah format PDF/JPG. Cek waktu imsak dan buka puasa seluruh kota di Indonesia di sini.
Pada tahap awal, bantuan disalurkan melalui program Kemenag Peduli berupa dukungan dana
KEMENTERIAN Agama akan menggelar sidang isbat awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi hari ini, Selasa (17/2).
Direktur Zakat dan Wakaf Kemenag Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur berharap agar kehadiran gedung baru ini semakin memperkuat peran IAI SEBI dalam mencetak generasi berintegritas.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved