Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA survei Indo Barometer menyayangkan sikap Menteri Agama Fachrul Razi yang ingin melarang penggunaan celana cingkrang dan cadar di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengungkapkan seharusnya Menteri Agama dapat menyatukan dua hijau yaitu hijau Islam dan hijau TNI.
"Seharusnya, Menag harus merangkul dua hijau hijau Islam dan hijau tentara. Sementara, partai politik menunjukkan hal yang berbeda dan saling mendekat," kata Qodari dalam diskusi prespektif Indonesia di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11).
Realita politiknya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah bergabung dalam kabinet dan PKS telah merajut dengan NasDem. Sayanganya, Menteri Agama justru mengeluarkan pernyataan yang dianggap membelah.
Dirinya sangat menyesalkan pernyataan Menteri Agama karena, menurutnya, pernyataan yang membenturkan bukan merangkul. Sementara untuk melakukan perubahan deradikalisasi ini harus menjalin komunikasi.
"Jika melakukan pendekatan yang konfrontatif yang mau diubah pemikirannya justru semakin menjauh bahkan malah mendekati radikalisasi," ujar Qodari.
Pernyataannya ASN yang tidak boleh menggunakan celana cingkrang dan pengguna cadar. Hal itukan seakan mengunci orang yang dengan celana cingkrang dan cadar adalah orang yang radikal.
"Kita memang setuju kalau PNS harus punya seragam. Tetapi ketika dilontarkan seperti ini prespektif bisa meluas kemana-mana. Semua orang menyadari konteksnya PNS," ucapnya.
Menurutnya, ada cara-cara yang lebih elegan seperti melihat kurikulum pesantren, mengkoreksi kurikulum yang sekiranya radikal, dan menonjolkan kurikulum yang lebih moderat.
Meski begitu, Qodari mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang mengangkat Menag berasal dari kalangan TNI. Karena saat ini kalangan tentara dekat dengan kalangan Islam. Sehingga, itu titik yang sudah bagus, adanya pintu untuk memulai dialog.
"Tapi jangan mentang-mentang sama-sama hijau ngomongnya keras yang sehingga hijau-hijau ini tidak ada maknanya. Takutnya, program pemerintah untuk deradikalisasi ditolak. Karena merasa sudah punya jarak dengan Menang," tegasnya.
Saat ini yang harus diperbaiki ialah cara komunikasi, terminologi pendekatan dan lainya jangan menggunakan kata-kata yang provokatif yang membenturkan.
"Mulai lah membangun trust bukan distrust. Yang terjadi saat ini membangun distrust. Ideologi itu kalau dilawan dengan distrust maka semakin radikal. Maka harus dibangun dulu trust secara personal, secara program. Sehingga masuk paham deradikalisasi," tutupnya. (OL-09)
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
KPK didesak mengusut tuntas aliran dana dugaan korupsi kuota haji Kemenag 2023–2024 yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp1 triliun.
Angka ini melampaui target yang ditetapkan Bappenas, yaitu 1,3 juta pegawai.
Kemenag telah menerbitkan petunjuk teknis (juknis) PMBM sebagai acuan pelaksanaan seleksi di seluruh madrasah.
Sebanyak 1.636 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji mengikuti diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede. Pelatihan meliputi baris-berbaris, pelayanan jemaah, hingga bahasa Arab intensif.
Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, KPK mengumumkan mulai melakukan penyidikan kasus kuota haji.
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Bermain pada film yang mengangkat kisah pernikahan beda agama, siapa sangka ternyata hal itu pernah dirasakan langsung oleh Michelle Ziudith.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved