Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SESUAI dengan arahan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, agar setiap perguruan tinggi mengambil mata kuliah umum (MKU) secara online (daring) di Universitas Terbuka (UT).
Terkait arahan Menristekdikti, sejumlah universitas negeri maupun swasta telah melakukan tanda tangan kerja sama dengan UT dalam pengambilan MKU secara online. Mata kuliah nasional akan digunakan sebagai acuan pemerintah yang dapat diambil bagi seluruh mahasiswa UT maupun mahasiswa di luar UT.
Hingga saat ini, UT konsisten dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan. Salah satunya diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (Mou) antara UT dan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus, Ph.D. dan Gubernur Lemhannas RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan dapat fokus dalam pengembangan MKU Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan pertukaran tenaga ahli, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Rektor UT Prof. Ojat Darojat, M.Bus, PhD menyamapiak ucapan terima kasih atas dukungan Lemhannas RI terhadap pengembangan konten MKU dengan nuansa kebangsaan nasional guna menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Senada dengan Rektor UT, Gubernur Lemhannas RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo menyampaikan bahwa kerja sama ini mendukung wawasan kebangsaan guna mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh.
Pada kesempatan yang sama, Lemhannas RI dan Perpustakaan Nasional sepakat tandatangani Nota Kesepahaman untuk membangun kemitraan dalam perluasan jejaring perpustakaan melalui repository digital yang disebut dengan Indonesia One Search (IOS). (OL-09)
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara perguruan tinggi dan mitra industri untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika dan tuntutan dunia profesional.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik lintas negara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarinstitus.
Dekan FPsi UNJ, Gumgum Gumelar, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam menyiapkan lulusan psikologi yang adaptif, kompeten.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved