Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Ikatan Doktor Indonesia (PB IDI) menyarankan pemerintah untuk dapat segera melirik industri teknologi 4.0 pada Bidang Kedokteran. Untuk dapat menyelesaikan pembengkakan defisit BPJS Kesehatan yang diperkirakan akan mencapai Rp77,8 triliun pada 2024.
Ketua Bidang Advokasi Lembaga Legislatif PB IDI, Mariya Mubarika, mengatakan, perkembangan teknologi saat ini harus dapat dimanfaatkan pemerintah dalam pelayanan kesehatan.
"Kalau kita lihat kenapa masyarakat banyak yang memilih berobat di luar negeri, di sana (India) biaya operasi bypass (jantung) cuma Rp10 juta, di Indonesia itu bisa seharga dua mobil Innova mungkin sekarang," kata Mariya, di Kantor PB IDI, Jakarta, Jumat (6/9).
Ia menyebutkan salah satu penyebab perbandingan harga yang sangat signifikan tersebut, disebabkan industri teknologi 4.0 pada bidang kesehatan yang masih sangat kurang.
"Pemanfaatan Teknologi 4.0 itu lah salah satu penyebabnya, Ternyata teknologi itu malah membuat murah sebuah pelayanan perawatan kesehatan. Dan juga pastinya jauh lebih baik dan harganya lebih murah perawatan jantung dan lain-lain itu kalau dengan teknologi itu malah lebih murah, " jelasnya.
Baca juga: Kompetisi Matematika Daring Baru Pertama Kali Digelar
Ia mengatakan hal ini harus dapat segera dilakukan oleh pemerintah, untuk dapat menghindari pembengkakan defisit BPJS Kesehatan yang diperkirakan akan terjadi pada 2024 mendatang.
"Kita (PB IDI) sudah menemukan formulanya, kita ingin sekali itu pemerintah memahami ini. yang kita butuhkan hanya keberpihakan regulasi dari pemerintah untuk perubahan ini," sebutnya.
Ia juga menyebutkan, bila hal ini dapat di terapkan di Indonesia nantinya, tak hanya dapat membantu menurunkan harga biaya kesehatan untuk masyarakat, melainkan juga dapat memberikan pemasukan dana tambahan dari sektor kesehatan.
"Jadi berdasarkan data pada 2015 waktu APBN kesehatan kita Rp65,9 triliun, belanja kesehatan kita ke luar negeri itu Rp161 triliun per tahun. tujuan utamanya 80% ke Malaysia, ini hanya data orang Indonesia berobat keluar loh, belum medical tourism. Jumlah sebanyak itu lumayan lah ini kalau masyarakat nggak berobat keluar, defisit BPJS kita bisa ditutup dengan ini," pungkasnya. (OL-1)
Cek kesehatan berkala sangat dianjurkan untuk masyarakat dengan tujuan mengetahui status kesehatan, mendeteksi dini gangguan kesehatan, dan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan.
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Sejumlah jenis makanan tidak dianjurkan untuk dipanaskan berulang kali karena dapat merusak zat gizi dan bahkan memicu pembentukan senyawa berbahaya bagi kesehatan.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Berikut fitur pelindung jam tangan Fineshield yang mengandalkan teknologi Jerman, pelindung jam tangan ini menggunakan material optical-grade Thermoplastic Polyurethane (TPU).
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved