Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ASEAN Students Volunteer Mission diselenggarakan Yayasan Sukarelawan Siswa (YSS) yang bertujuan untuk menyatukan 10 negara anggota ASEAN dan Tiongkok dalam meningkatkan interaksi antarwarga, dan memperkuat hubungan di ASEAN.
Kegiatan tersebut sejalan dengan aspirasi komunitas Sosial Budaya ASEAN yang mendorong kesukarelaan, serta berfokus pada pengembangan kapasitas.
Relawan mahasiswa ASEAN dan Tiongkok dilatih secara fisik dan mental melalui penerapan konsep meleburkan diri bersama masyarakat mulai dari urusan makan, minum, dan berbagai aktivitas lainnya.
Para mahasiswa peserta ASEAN Students Volunteer Mission datang dari semua latar belakang etnis, agama dan beragam disiplin ilmu. Mereka menjalani pembelajaran berdasarkan pengalaman mereka mengembangkan keterampilan yang berharga seperti kerja tim, kepemimpinan, perencanaan proyek, manajemen waktu, keterampilan manajemen krisis dan bencana, meningkatkan tingkat adaptasi mereka, keterampilan lunak dan proaktif.
Pada tahun ini, Indonesia berpartisipasi menyukseskan kegiatan ASEAN Students Volunteer Mission dengan mengirimkan 12 mahasiswa dari berbagai universitas, satu di antaranya Fendriano Mafrandana, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka).
Program yang digagas Yayasan Sukarelawan Siswa (YSS) di bawah Kementerian Pendidikan Malaysia tersebut menerapkan sejumlah persyaratan tidak gampang.
Bersama 11 mahasiswa lainnya asal Indonesia, Fendriano lolos dalam serangkaian seleksi yang digelar Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Ia pun menyandang predikat delegasi Indonesia untuk program ASEAN Students Vounteer Mission 2019.
Baca juga: KPAI Temukan Praktek Jual Beli Kursi pada PPDB 2019
"Saya bersyukur dan bangga. Melalui program ini saya bisa bertemu dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan berbagai negara. Tentu saya juga harus menjaga nama baik Uhamka dan Indonesia," kata pria yang akrab disapa Pepen ini kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/9).
Pepen pun memiliki kesempatan mengenal Malaysia, berkomunikasi dengan penduduk Malaysia dan yang paling penting bisa menjajal kemampuan komunikasi melalui Bahasa Melayu maupun Bahasa Inggris.
Keikutsertaan Pepen di program tersebut bermula dari penampilannya saat mengisi acara Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia. Usai menyanyi, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) wilayah III Prof Illah Sailah mengajak ikut serta program ASEAN Students Volenteer Mission tersebut.
Ia bergabung dalam Education Cluster karena pengalamannya di bidang budaya. Mereka bertugas membantu masyarakat yang ada di desa pedalaman di Sarawak, Malaysia, mencakup edukasi hingga menyelesaikan community development.
Kegiatan ASEAN Students Volenteer Mission 2019 berlangsung 15 Agustus hingga 3 September 2019. (RO/OL-1)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Perguruan tinggi sebagai pengampu pendidikan tinggi disebut harus bisa melakukan berbagai terobosan dan penguataan kelembagaan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Tahun 2024 Study Abroad Aide menempatkan USK tersebut di tangga 22 persen kampus terbaik dunia kategori universitas tujuan mahasiswa internasional.
Hal tersebut bisa dilakukan melalui program Edutrip untuk mempelajari sistem pendidikan, budaya akademik, dan strategi pengembangan program pendidikan perguruan tinggi di luar negeri.
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved