Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MEWAKILI Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin, menghadiri acara pertemuan antara pejabat Kementerian Sosial dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan pilar-pilar sosial di Lamakera, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (4/9).
Dalam sambutannya mewakili Mensos Agus, Pepen menekankan pentingnya sinergitas dan menjalin kemitraan efektif antaremua potensi sumber kesejahteraan sosial masyarakat, termasuk pilar-pilar sosial.
Terkait kegiatan yang dilaksanakan, Pepen Nazaruddin menyatakan, bahwa maksud kegiatan adalah menyaksikan dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat dan pilar-pilar Sosial di Flores Timur.
“Tujuannya untuk mendengar aspirasi masyarakat dalam upaya meningkatkan kehidupan masyarakat menuju Indonesia sejahtera serta menguatkan sinergi dari berbagai pihak, baik legislatif, pemerintah, pemerintah daerah, potensi sumber kesejahteraan sosial, dunia usaha, dan masyarakat dalam penyelengaraan kesejahteraan sosial,” jelas Pepen.
Selain itu, Lamakera dikenal memiliki kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan toleran. Hal ini merupakan dampak positif budaya kesetiakawanan sosial yang tumbuh karena kuatnya inisiatif masyarakat, termasuk peran dari pilar-pilar sosial.
Dalam kunjungan tersebut, Kemensos turut memberikan bantuan sosial sebesar Rp110 juta. Bantuan diberikan antara lain kepada 300 anak yatim sebesar Rp30 juta, 300 warga prasejahtera sebesar Rp30.000.000, dan bantuan usaha ekonomi produktif kepada Karang Tarang Wakobutu sebesar Rp50 juta.
"Kami berharap bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat Lamakera bermanfaat bagi yang menerimanya," tambah Pepen.
Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher menyatakan bahwa DPR bersama pemerintah sengaja melakukan intervensi program.
"Kabupaten Flores Timur menjadi sasaran karena daerah pantai. Daerah lain yang berbasis pertanian, perkebunan, nelayan, dan sebagainya, bansos akan disesuaikan dengan kondisi daerah, dan nantinya ada evaluasi," kata Ali.
Lebih lanjut, adanya pertemuan antara Kemensos dan tokoh-tokoh di Lamakera adalah bukti negara sudah hadir untuk menjalankan program kesejahteraan sosial.
Sejauh ini, pemerintah telah bekerja menjalankan tugas peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat sebagaimana diamanatkan UU No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan UU Nomor 13 tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin.
“Hal ini juga dapat dilihat dari terus ditingkatkannya nilai bansos empat tahun terakhir dari Rp17 triliun menjadi Rp62 triliun saat ini. Negara hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan indikasi turunnyaa angka kemiskinan,” kata Ali Taher.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon dan jajarannya, perwakilan pilar-pilar sosial dan yang terdiri dari Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Karang Taruna, organisasi sosial atau lembaga kesejahteraan sosial, dan dunia usaha. (OL-09)
KEMENTERIAN Sosial menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan pendataan korban terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved