Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan turut memeriahkan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36 yang jatuh pada 9 September 2019. Peringatan Haornas 2019 mengusung tema Ayo olahraga, di mana saja kapan saja.
Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan Kartini Rustandi menuturkan pada Haornas kali ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ingin mengajak masyarakat untuk rajin berolahraga di manapun dan kapanpun.
“Dalam rangka Haornas, kita mengingatkan kembali, mengajak kembali semua orang, ayo berolahraga! Ayo beraktivitas fisik!” tutur Kartini dalam konferensi pers di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (4/9).
Kartini menjelaskan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) yang dilakukan oleh Badan Litbang Kementerian Kesehatan pada 2018 jumlah pengidap obesitas di Indonesia mencapai 21,80% dan overweight mencapai 13,60%. Sedangkan masyarakat yang tergolong kurang melakukan aktivitas fisik sebanyak 33,50%.
Padahal, dia menuturkan, tiga hal tersebut menjadi faktor dari munculnya penyakit tidak menular (PTM) yang kini jumlahnya juga semakin meningkat. Pada 2014, PTM seperti stroke, jantung, diabetes, dan hipertensi menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Baca juga: Haornas Momentum Majukan Prestasi
Oleh karena itu, Kartini mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan cara paling murah dan mudah, yakni berolahraga minimal 30 menit per hari atau 150 menit per minggu untuk orang dewasa dan 60 menit per hari bagi anak-anak demi terciptanya SDM yang sehat, bugar, produktif dan berdaya saing.
“Kita dari sekarang selalu mengatakan ayo bergerak. Pak Jokowi mengatakan untuk yang akan datang kita juga ingin sumber daya manusia mampu bersaing. Kalau mampu bersaing harus sehat bugar produktif, kalau nggak produktif bagaimana bisa bersaing?” tegasnya.
Sebagai informasi, perayaan Haornas ke-36 akan berpusat di Kalimantan Selatan pada 4-9 September 2019. Sedangkan peringatan Haornas di Kemenkes akan digelar pada 6 September 2019 dengan melakukan olahraga bersama serta upacara pada 9 September 2019.
“Kemenkes tanggal 9 upacara, biasanya kan tanggal 17 kita tarik di tanggal 9 sekaligus merayakan Haornas. Pada tanggal 6 kami akan mengajak karyawan di sini untuk melakukan olahraga bersama,” tutupnya.(OL-5)
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Berdasarkan laporan Strava Year in Sport Trend Report 2025, keterlibatan perempuan dalam olahraga angkat beban tercatat 21% lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved