Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Jokowi Ubah Syair Lagu Sewu Kutho Jadi 514 Kutho

Antara
05/8/2019 07:15
Jokowi Ubah Syair Lagu Sewu Kutho Jadi 514 Kutho
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima wayang Kresna dari Dalang Ki Manteb Sudarsono (kanan) saat di halaman Istana Merdeka.(ANTARA/Puspa Perwitasari)

PRESIDEN Joko Widodo menjelaskan syair lagu Sewu Kutho yang ia nyanyikan saat pagelaran wayang kulit di Istana Kepresidenan Jakarta sesungguhnya adalah 514 Kutho.

"Sebetulnya bukan Sewu Kutho (seribu kota) tapi, 514 Kutho (514 kota). Itu 514 kota sudah kita datengi, gitu," kata Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (4/8).    

Lima ratus empat belas kota merujuk pada jumlah kota/kabupaten yang ada di seluruh Indonesia.  

Presiden menyampaikan hal tersebut pada sela-sela acara Gathering Keluarga Kabinet Kerja Solidaritas Tanpa Batas.   

Presiden Joko Widodo, Jumat (2/8), dalam satu video yang terekam kamera warganet tampak ikut menyanyikan bait demi bait salah satu lagu andalan penyanyi campursari Didi Kempot berjudul Sewu Kutho.   

"He he he, ya bukan ngefans, kan tetangga," tambah Presiden.    

Baca juga: PDIP Siapkan Kader Terbaik Seperti Jokowi Untuk Pemilu 2024

Pergelaran wayang kulit itu dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan kemerdekaan Indonesia, pada Agustus ini.    

Acara itu juga dimeriahkan sejumlah artis seperti Didi Kempot, Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Soimah, Den Baguse Ngarso, Kirun, Akbar, Edo Kondologit, dan Endah Laras.    

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi juga berpenampilan santai dengan mengenakan jaket bomber warna biru.    

Presiden Jokowi juga sempat memainkan wayang kulit yang diberikan sang dalang, Ki Manteb Soedharsono.

Didi Kempot saat ini kembali naik daun dengan lagu-lagunya dan mendapat julukan The Godfather of Broken Heart.    

Sewu Kutho sendiri berkisah tentang seseorang yang berusaha melupakan seorang yang dicintainya. Meski sudah melewati seribu kota (sewu kutho), namun perasaan itu tidak juga bisa hilang. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya