Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menghadiri doa kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8) malam. Acara tersebut digelar dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-74 kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.
Dalam sambutannya, Jokowi memanjatkan syukur bisa menggelar kembali doa dan zikir bersama di halaman Istana Merdeka. Acara sengaja digelar dalam rangka menyambut kemerdekaan RI ke-74.
"Dengan semangat persatuan di antara kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Dan untuk ucapkan rasa syukur kita. Alhamdulilah kita memasuki bulan kemerdekaan. Dirgahayu kemerdekaan kita yang ke-74 tahun," kata Jokowi.
Presiden menyampaikan, sebagai bangsa besar tidak lepas dari tantangan yang harus dihadapi. Untuk itu, kata dia, dengan semangat persatuan dan kesatuan, membuat Indonesia semakin maju.
"Karena potensi besar kita dimulai dengan adanya rasa persatuan dan persaudaraan kita sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air. Persaudaraan lah yang akan membawa negara kita maju. Menatap masa depan dengan optimisme," kata Jokowi.
Untuk itu, Jokowi mengajak tamu undangan yang hadir untuk sama-sama berdoa agar cita-cita kemerdekaan bisa terwujud.
"Oleh karena itu, dengan kesempatan ini kita sama-sama menundukkan hati dan berdoa agar seberat apa pun tantangan insya Allah semuanya bisa kita atasi sehingga cita-cita kemerdekaan yang dikumandangkan 74 tahun lalu bisa terwujud," ujarnya.
Baca juga: Hari Raya Idul Adha 1440 Hijirah Ditetapkan 11 Agustus 2019
Tak lupa Jokowi juga mengajak agar para ulama dan habaib serta tokoh agama di Indonesia diberi kesehatan agar selalu bisa mengajarkan kebaikan.
"Semoga Allah senantiasa melindungi para pimpinan para habaib, ulama, tokoh agama, dan semoga Allah senantiasa teguhkan hati kita dalam melakukan kebaikan," ujarnya.
"Dan semoga Allah lancarkan lisan dan langkah kita dalam sampaikan kebeneran. Semoga Allah jadikan Indonesia negeri yang sejahtera baldatun thoyibatun warobun ghafur," tambahnya.
Jokowi hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Hadir mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istrinya Mufidah Kalla.
Sementara itu, beberapa tokoh agama seperti Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, KH Salahuddin Wahid (Gus Solah), KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq), Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI ) Indonesia Hamdan Zoelva serta Yusuf Mansyur serta beberapa menteri Kabinet Kerja juga menghadiri acara Doa Kebangsaan ini.
Selain itu, ada juga Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Dewan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW), KH Musthofa Aqil Siroj, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran. Setelah itu dilanjutkan dengan zikir yang dipimpin oleh Gus Muwafiq.
Acara doa bersama ini merupakan agenda rutin yang dilakukan Istana di era Presiden Joko Widodo sejak 2017. (OL-1)
Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai ahli yang dihadirkan pihak Roy Suryo dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Profil lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo. Simak rekam jejak karier Panglima TNI ke-16, pemikiran Proxy War, hingga peran di gerakan KAMI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved