Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KUALITAS udara di ibu kota yang semakin tidak sehat membutuhkan usaha ekstra untuk mengurangi sumber polusi yang selama ini berasal dari berbagai aktivitas mesin dengan bahan bakar fosil. Selain menciptakan penghijauan di Jakarta, pengurangan polutan bisa dilakukan dengan upaya sederhana yakni menanam tumbuhan di sekitar kita.
"Ada beberapa faktor pembersih selain tentu saja mengurangi sumber polusi. Hijaukan Jakarta, maka akan menjadi faktor pembersih dengan banyak tumbuh-tumbuhan yang tinggi bukan sekadar tumbuhan lidah buaya, lidah mertua, lidah keponakan," ujar Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT Tri Handoko Seto di Jakarta, Selasa (30/7).
Baca juga: Pembagian Lidah Mertua Dinilai bukan Solusi Polusi Udara Jakarta
Tumbuhan tinggi, lanjutnya, sangat diperlukan untuk mengurangi polusi udara di Jakarta.
"Tumbuh-tumbuhan yang punya kemampuan tinggi untuk menyerap karbon harusnya disediakan di setiap gedung. Lalu gedung punya sirkulasi air yang baik (pancuran air berputar), karena air bersirkulasi akan menyentuh udara dan akan menangkap polutan untuk pembersih," tandasnya.(OL-5)
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Kehadiran JIS yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi mulai dari KRL hingga Trans-Jakarta menjadi modal kuat bagi Jakarta Utara untuk tumbuh sebagai kawasan masa depan.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PETUGAS gabungan melakukan Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan menyebarkan bahan semai sebanyak 8 kuintal Kalsium Oksida (CaO), Jumat (23/1)
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved