Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
STUDI menunjukkan penggunaan komputer, bermain gim, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial dapat mengurangi risiko pelemahan kognitif ringan (MCI). Tim dari American Academy of Neurology (AAN) meneliti 2.000 partisipan berusia 70-an selama lima tahun.
Mereka diminta mengisi kuesioner tentang frekuensi keterlibatan dalam aktivitas sosial saat berusia 50-an dan 60-an, menjalani tes memori dan berpikir setiap 15 bulan. Hasilnya, 1.468 di antaranya sering menggunakan komputer tanpa MCI.
“Sebanyak 532 partisipan mulai mengalami MCI. Penggunaan komputer pada usia paruh baya dan usia lanjut dapat menurunkan risiko MCI 37%. Partisipasi dalam kegiatan sosial pada masa serupa berpotensi mengurangi risiko MCI 20%, sedangkan aktivitas pekerjaan tangan menurunkan risiko MCI hingga 42%. Latihan fisik dan stimulasi intelektual juga berdampak positif bagi otak,” ujar Yonas E Geda, peneliti sekaligus anggota AAN. (Medicalnewstoday/Tes/X-7)
CPU vs GPU: Mana yang Penting untuk Gaming? Cari tahu perbedaan performa keduanya & raih pengalaman gaming terbaik! Klik sekarang!
Asus ExpertCenter DG500MER ditenagai prosesor Intel Core i7-14700 yang menawarkan 20 core dan 28 thread
Startup Florida Canaery mengembangkan antarmuka hidung-komputer yang memungkinkan anjing dan hewan lain mendeteksi berbagai jenis bau tanpa pelatihan khusus.
SDN Sukasari dan SDN Talun dinilai layak menerima bantuan komputer karena lokasinya berada di pelosok Kecamatan Cipatat sehingga masuk dalam kategori untuk diberikan bantuan.
Ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra terbaru (Seri 2) dengan hingga 47 NPU TOPS, Asus ExpertBook P5 memberikan peningkatan kinerja AI hingga 3 kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya.
ForceOne hadir dengan Layar 24 Inch Full HD IPS 100% Srgb display yang memberikan kualitas visual yang tajam dan nyaman untuk berbagai aktivitas di rumah dan di kantor.
Tidur dengan jadwal terlalu ketat bisa berdampak buruk bagi kesehatan otak, hampir sama resikonya dengan pola tidur yang berantakan.
Penelitian terbaru menggunakan organoid otak manusia mengungkap peran baru mikroglia, sel imun otak, dalam meningkatkan jumlah interneuron.
Riset terbaru University of Michigan menemukan neuron di hipotalamus berperan menjaga kadar gula darah, terutama pada empat jam pertama tidur.
Obesitas berdampak pada menurunnya daya ingat, konsentrasi, hingga risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer, Parkinson, stroke, dan demensia.
Gejala seperti mudah lupa, sulit fokus, atau brain fog sering dianggap remeh, padahal bisa menjadi tanda awal penurunan fungsi kognitif.
Seorang pria di Amerika Serikat terdiagnosis neurocysticercosis, infeksi cacing pita di otak, setelah bertahun-tahun mengonsumsi bacon kurang matang.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved