Rabu 17 Juli 2019, 18:00 WIB

Tiga Calon Ketum Iluni UI Ditetapkan, Kini Masuk Masa Kampanye

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Tiga Calon Ketum Iluni UI Ditetapkan, Kini Masuk Masa Kampanye

Dok. Iluni UI
Penetapan calon ketua umum Iluni UI 2019-2022

 

kONTESTASI Pemilihan Langsung Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) periide 2019-2022 resmi digaungkan setelah penetapan tiga calon ketua umum yang dilaksanakan di Sekretariat Iluni UI Kampus UI Salemba, Senin (15/7), tepat pukul 19.30 WIB.

Tiga orang calon ketua umum yang ditetapkan oleh Panitia Pelaksana Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI 2019-2022 adalah bakal calon yang telah lolos proses verifikasi.

Nama-nama yang berhasil lolos verifikasi sebagai Calon Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 adalah Andre Rahadian (FHUI 1991), Bambang Brodjonegoro (FEBUI 1985), dan Rudy Salahuddin (FTUI 1987). Selain kelengkapan berbagai dokumen, salah satu kunci penting lolosnya Bakal Calon Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 adalah dukungan dari alumni-alumni UI.

Berdasarkan ketentuan dari Panitia Pelaksana Pemilihan Langsung Ketua Umum Iluni UI 2019-2022, disyaratkan bakal calon ketua umum wajib mengumpulkan dukungan dari minimal 250 alumni UI berupa tanda tangan basah disertai kartu tanda pengenal dari tiap pendukung. Semua dokumen dan formulir persyaratan wajib terkumpul pada Jumat, 12 Juli lalu pukul 20.00 WIB.

Dari proses verifikasi yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Langsung Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 terhadap berkas yang diserahkan oleh masing-masing bakal calon diperoleh hasil sebagai berikut. Andre Rahadian mampu mengumpulkan 670 dukungan, Bambang Brodjonegoro mengumpulkan 944 dukungan, sedangkan Rudy Salahuddin mengumpulkan 552 dukungan.  

Baca juga : Iluni UI Bersiap Pilih Ketua Umum Periode 2019-2022

Persyaratan dukungan ini ternyata gagal dipenuhi oleh salah satu Bakal Calon Ketua Umum Iluni UI yakni Ahmad Nur Hidayat (FTUI 1999). Matnur (panggilan Ahmad Nur Hidayat) hanya mengumpulkan 133 dukungan yang terverifikasi dengan tanda tangan basah dan tanda pengenal (KTP), sehingga menyebabkan yang bersangkutan harus tereliminasi dari daftar Calon Ketua Umum Iluni UI 2019-2022.

Selepas terpilih sebagai calon ketua umum, ketiga calon kini bersiap untuk menghadapi masa kampanye yang berlangsung dari 16 Juli hingga 15 Agustus. Kampanye dapat dilakukan melalui berbagai platform seperti media sosial, media massa, dan publikasi di ruang umum, yang semua merujuk pada peraturan yang telah ditetapkan.

Panitia pun telah menyiapkan program Debat Calon Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 yang akan diselenggarakan pada 31 Juli dan 15 Agustus 2019 mendatang.

Berpartisipasi dalam kontestasi Pemilihan Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 tentunya tak hanya bentuk dari komitmen ketiga kontestan akan keguyuban alumni UI dan kemajuan almamater.

Tiap kontestan memiliki harapan-harapan tersendiri terhadap pelaksanaan pemilihan dan ILUNI UI di masa yang akan datang. Salah satu kontestan, Andre Rahadian berharap proses Pemilihan Langsung Ketua Umum Iluni UI dapat berjalan damai dan guyub.

"Dengan proses ini, alumni UI yang telah terdaftar dan menggunakan aplikasi UI Connect dapat memilih sendiri calon Ketua Umum yang tepat untuk memimpin ILUNI UI. Untuk jangka panjang, kami berharap ILUNI UI bisa menjadi wadah bagi seluruh Alumni UI memberikan kontribusi yang lebih nyata kepada Universitas Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Senada dengan Andre Rahadian, Bambang Brodjonegoro juga memiliki harapan untuk guyubnya proses Pemilihan Ketua Umum ILUNI UI dan menekankan pentingnya peranan ILUNI UI.

“Kami berharap Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI UI berjalan damai dan guyub. ILUNI UI ke depan harus mampu berkontribusi konkret terhadap kemajuan UI, sebab UI adalah kunci bagi Indonesia yang adil, makmur dan berkeadaban," ujarnya.

Sementara itu kontestan lainnya, Rudy Salahuddin, juga menyatakan harapan-harapannya. Menurutnya, Iluni UI ke depan betul-betul harus bisa menjadi wadah sinergi antar alumni dengan berbagai latar belakang keahlian dan talenta untuk memajukan alumni, civitas akademia dan negara.

"Semoga banyak alumni yang berpartisipasi, terlebih dengan adanya e-voting yang borderless, sehingga ketua terpilih betul-betul punya legitimasi yang kuat untuk menjalankan amanat atau suara alumni," ucapnya.

Pelaksanaan Pemilihan Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 akan berlangsung pada 24-25 Agustus 2019, dengan menggunakan sistem e-voting via aplikasi buatan alumni UI, UI Connect.

Aplikasi ini merupakan platform jejaring sosial berkonsep identitas tunggal alumni UI yang dapat mempertemukan alumni UI dari berbagai fakultas, jurusan, angkatan, dan bahkan minat.

Baca juga : Iluni Keluarkan Sikap Hadapi Dinamika Pascapemilu

Pemilihan Ketua Umum Iluni UI 2019-2022 menggunakan pemilihan elektronik via UI Connect hingga mengharuskan pemilih untuk terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan verifikasi akun.

Setelah mendapatkan email pemberitahuan bahwa akun telah terverifikasi, pemilih bisa mulai login atau masuk ke aplikasi UI Connect, lalu menjadi pengguna aktif. Berdasarkan data per 16 Juli 2019, terdapat 10 ribu pengguna UI Connect yang telah terverifikasi.

Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Langsung Ketua Umum Iluni UI 2019-2022, Tomy Suryatama, menekankan agar alumni UI segera melakukan pendaftaran melalui UI Connect.

“Suara alumni UI sangat berpengaruh bagi kemajuan alumni UI dan almamater secara umum,” jelasnya.

“Target kami adalah 30 ribu pengguna aktif UI Connect. Target yang cukup tinggi. Jadi, kami mendorong partisipasi aktif semua alumni UI dimana pun berada untuk segera mendaftar dan menggunakan UI Connect, juga mengikuti pemilihan pada 24 dan 25 Agustus nanti," tandasnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

AFP/Michal Cizek

Sindorm Pasca-Covid Bisa Sialami Semua Penyintas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 28 Januari 2022, 10:00 WIB
Sindrom pasca-covid merupakan sejumlah masalah kesehatan atau gejala yang baru, kembali muncul, atau terus terjadi selama 4 minggu atau...
Ilustrasi

Gempa Guncang Selatan Jabar, BMKG Pastikan tak Berpotensi Tsunami

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 28 Januari 2022, 09:08 WIB
Episenter gempa terletak pada koordinat 8,81° LS ; 108,09° BT tepatnya di laut pada jarak 130 km arah selatan Pangandaran, Jawa...
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Sulawesi, Pusat Lokasi Penemuan Spesies Baru

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 28 Januari 2022, 08:47 WIB
Dari keseluruhan penemuan tersebut, hampir sebagian besar spesies baru yang ditemukan merupakan endemik flora dan fauna dari lokasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya