Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) memberikan penghargaan kepada mendiang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.
Sutopo yang tetap menjalankan tanggung jawabnya sembari berjuang melawan kanker paru-paru itu dinilai sangat berjasa dalam memberikan informasi tentang bencana.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua ATVSI, Ishadi SK, didampingi Bupati Boyolali, Seno Samodro, kepada istri almarhum Sutopo, Retno Utami Yulianingsih, di kediamannya di Jalan Jambu Surodari RT07/RW09, Siswodipuran, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (10/7).
Di hadapan istri, anak-anak, dan orangtua Sutopo, Ishadi mengungkapkan rasa kagumnya pada sosok almarhum. Meski sedang berjuang melawan rasa sakit akibat kanker paru-paru yang dideritanya, Sutopo tetap berusaha sekuat mungkin untuk memberikan data dan informasi akurat terkait bencana.
Baca juga: Batasan Lansia Diusulkan Usia 65 Tahun ke Atas
"Begitu ada kejadian dan kita gagap, beliau sudah memberikan pernyataan. Ini gempanya seperti ini, ini gempanya seperti itu. Karena datanya lengkap dan detail, kita tidak perlu mengedit lagi," katanya.
Sikap seperti itu terus dilakukan Sutopo sampai akhir hayatnya. Sosok almarhum, tegas Ishadi, memberikan inspirasi kepada semua pihak dan seluruh bangsa bagaimana cara berbakti kepada negara dan Tanah Air.
"Waktu beliau sakit masih terus menyampaikan informasi. Belum pernah ada tokoh seperti ini. Mudah-mudahan beliau menjadi inspirasi para pimpinan dan pejabat," katanya.
Ayah Sutopo, Suharsono, yang menyaksikan penyerahan penghargaan ATVSI sore itu tidak dapat menyembunyikan kesedihannya. Namun demikian, dia mengaku sangat bangga atas apa yang telah dilakukan almarhum anaknya.
"Saya sedih karena kehilangan anak. Tapi, saya bangga karena sedemikian jauh dan besarnya perjuangan anak saya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Terima kasih dan mohon doa agar putra saya diampuni segala kesalahannya dan diterima segala amal baiknya," katanya. (OL-1)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved