Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSUL Jenderal RI di Guangzhou Gustanto mengatakan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal akibat cardiac heart attack atau gagal jantung.
"Penyebab utama kematian beliau adalah cardiac heart attack," katanya kepada sejumlah awak media di Kargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Minggu (7/7) malam.
Dia mengatakan, berdasarkan keterangan dokter di Guangzhou St. Stamford Modern Cancer Hospital, Tiongkok, Sutopo juga terkena left lung adenocarcinoma with multiple metastases atau kanker paru-paru.
Kanker tersebut, menurut Gustanto, mengenai bagian ginjal, dan bagian lain seperti tulang.
Sebelumnya, Konjen Gustanto turut mengantar pemulangan jenazah Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho ke Indonesia pada Minggu (7/7) sore.
Baca juga: Pak Topo akan Dimakamkan Secara Militer
Gustanto bersama istri almarhum, Retno Utami Yulianingsih, ikut berada di penerbangan yang sama dengan jenazah.
Jenazah pria yang akrab disapa Pak Topo itu diangkut dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-899 yang bertolak dari Bandara Internasional Baiyun di Guangzhou, Minggu (7/7) pukul 15.45 waktu setempat (14.45 WIB).
Jenazah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 20.10 WIB dan diberangkatkan ke rumah duka di Depok, Jawa Barat, pada sekitar pukul 21.25 WIB.
Istri almarhum, Retno Utami Yulianingsih, bersama rombongan dari BNPB turut mengiringi mobil jenazah ke rumah duka.
Kepala Pusat Data dan Humas BNPB Sutopo meninggal pada Minggu (7/7) sekitar pukul 02.00 di Guangzhou, Tiongkok saat menjalani pengobatan kanker di Guangzhou St Stamford Modern Cancer Hospital. (OL-2)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved