Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA besar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku merasa sangat kehilangan atas meninggalnya Sutopo Purwo Nugroho saat menjalani pengobatan kanker paru-paru di Guangzhou, Tiongkok, Minggu (7/7) dini hari.
Keluarga besar BPNB menyebut almarhum Sutopo sebagai pahlawan kemanusiaan atas sumbangsih dan dedikasinya yang luar biasa dalam menyampaikan kabar kebencanaan meski di saat yang bersamaan sedang berjuang melawan sakitnya.
"Keluarga besar BNPB sangat berduka atas wafatnya Pak Topo. Beliau adalah pahlawan kemanusian yang tetap melayani publik walaupun dalam keadaan sakit, dengan semangat kerja dan pengabdian yang luar biasa," ungkap Humas BNPB dalam keterangan tertulis, Minggu (7/7).
Atas jerih payahnya, almarhum Sutopo juga dinilai telah ikut membesarkan nama BNPB yang dibentuk sejak 2008.
Baca juga: Jenazah Pak Topo Dijadwalkan Tiba di Jakarta Pukul 20.30 WIB
Tidak sampai di situ, almarhum Sutopo juga dinilai telah ikut menorehkan prestasi BNPB dikancah internasional. BNPB berhasil meraih juara pertama pada United Nations Public Service Award (UNPSA) 2019 yang diselenggarakan oleh PBB.
"Pak Topo juga telah mengharumkan nama Indonesia dalam sejumlah karyanya antara lain penghargaan tertinggi yang diterima RI di Baku, Azerbaijan, dari UN di Bidang Inovasi Kebencanaan melaui Petabencana adalah salah karya Pak Topo," papar Humas BNPB.
Terakhir, segenap doa tidak lupa turut dipanjatkan oleh keluarga besar BPNB kepada almarhum Sutopo yang telah menjadi bagian dari BPNB sejak tahun 2010.
"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima semua amal ibadahnya dan diampuni salah dan dosanya, dan keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan. Amin," tutup Humas BNPB. (OL-2)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved