Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho telah menghembuskan nafas terakhirnya di Guangzou, Tiongkok, Minggu (7/7), sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou.
Ungkapan dukacita datang dari Step Vaessen, mantan koresponden Aljazeera untuk Indonesia dan semua negara di Asia Tenggara. Kini Vaessen menetap di Rusia sebagai koresponden untuk Aljezeera.
"Berita sangat menyedihkan dari Indonesia, pak @Sutopo_PN telah meninggal dunia. Dia bukan hanya seorang juru bicara yang sangat berdedikasi di negara yang dilanda bencana, dia juga sosok yang penuh optimisme, humor terutama selama tahun-tahun terakhirnya yang sulit adalah pelajaran bagi kita semua. Terima kasih Pak Topo, Anda akan selalu dirindukan," cuit Vaessen melalui akun Twitter @stepvaessen, Minggu (7/7).
Sutopo wafat setelah berjuang lama melawan kanker yang menggerogoti kesehatan tubuhnya.
Baca juga: Kadiv Humas Polri Mengaku Idolai Pak Topo
Dalam pekerjaannya sebagai Kepala Pusdatin Humas BNPB, bisa dikatakan popularitas pria yang akrab disapa Pak Topo itu sudah ibarat menteri bahkan presiden.
Saat mendengar Sutopo harus melanjutkan pengobatan ke Guangzhou, Tiongkok, Sabtu (15/6), netizen pun menggemakan tagar #DoaBuatSutopo di media sosial.
Sutopo memang dikenal dan 'disayang' karena banyak memberikan layanan informasi bencana, ancaman, serta penanggulangannya kepada masyarakat. (OL-2)
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved