Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho telah menghembuskan nafas terakhirnya di Guangzou, Tiongkok, Minggu (7/7), sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou.
Ungkapan dukacita datang dari Step Vaessen, mantan koresponden Aljazeera untuk Indonesia dan semua negara di Asia Tenggara. Kini Vaessen menetap di Rusia sebagai koresponden untuk Aljezeera.
"Berita sangat menyedihkan dari Indonesia, pak @Sutopo_PN telah meninggal dunia. Dia bukan hanya seorang juru bicara yang sangat berdedikasi di negara yang dilanda bencana, dia juga sosok yang penuh optimisme, humor terutama selama tahun-tahun terakhirnya yang sulit adalah pelajaran bagi kita semua. Terima kasih Pak Topo, Anda akan selalu dirindukan," cuit Vaessen melalui akun Twitter @stepvaessen, Minggu (7/7).
Sutopo wafat setelah berjuang lama melawan kanker yang menggerogoti kesehatan tubuhnya.
Baca juga: Kadiv Humas Polri Mengaku Idolai Pak Topo
Dalam pekerjaannya sebagai Kepala Pusdatin Humas BNPB, bisa dikatakan popularitas pria yang akrab disapa Pak Topo itu sudah ibarat menteri bahkan presiden.
Saat mendengar Sutopo harus melanjutkan pengobatan ke Guangzhou, Tiongkok, Sabtu (15/6), netizen pun menggemakan tagar #DoaBuatSutopo di media sosial.
Sutopo memang dikenal dan 'disayang' karena banyak memberikan layanan informasi bencana, ancaman, serta penanggulangannya kepada masyarakat. (OL-2)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved