Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MDMC) Budi Setiawan menyampaikan duka cita atas meninggalnya Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
"Kita semua kehilangan atas meninggalnya Pak Topo," kata Budi melalui pesan tertulis yang diterima, Minggu (7/7).
Budi mengatakan Sutopo tetap menyampaikan berita-berita kebencanaan secara cepat dan akurat meskipun dalam keadaan sakit.
Baca juga: NU Sebut Pak Topo Orang Baik
Menurut Budi, hal itu sangat penting karena kerap kali terjadi informasi yang simpang siur tentang bencana yang yang terjadi.
"Pak Topo secara cepat memberikan berita yang lugas dan bisa cepat diterima," tuturnya.
Budi mendoakan Sutopo meninggal secara khusnul khotimah dan dapat lahir Sutopo-Sutopo baru dalam penginformasian kebencanaan di Indonesia.
Sutopo meninggal dunia ketika sedang dalam pengobatan kanker paru stadium IVB di di Rumah Sakit Kanker Modern St Stamford, Guangzhou, Tiongkok, sekitar pukul 02.00 waktu setempat atau 01.00 WIB pada usia 49 tahun.
Sutopo berangkat ke Guangzhou untuk berobat karena kanker sudah menyebar ke tulang dan organ-organ tubuh lainnya. (OL-2)
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved