Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MDMC) Budi Setiawan menyampaikan duka cita atas meninggalnya Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
"Kita semua kehilangan atas meninggalnya Pak Topo," kata Budi melalui pesan tertulis yang diterima, Minggu (7/7).
Budi mengatakan Sutopo tetap menyampaikan berita-berita kebencanaan secara cepat dan akurat meskipun dalam keadaan sakit.
Baca juga: NU Sebut Pak Topo Orang Baik
Menurut Budi, hal itu sangat penting karena kerap kali terjadi informasi yang simpang siur tentang bencana yang yang terjadi.
"Pak Topo secara cepat memberikan berita yang lugas dan bisa cepat diterima," tuturnya.
Budi mendoakan Sutopo meninggal secara khusnul khotimah dan dapat lahir Sutopo-Sutopo baru dalam penginformasian kebencanaan di Indonesia.
Sutopo meninggal dunia ketika sedang dalam pengobatan kanker paru stadium IVB di di Rumah Sakit Kanker Modern St Stamford, Guangzhou, Tiongkok, sekitar pukul 02.00 waktu setempat atau 01.00 WIB pada usia 49 tahun.
Sutopo berangkat ke Guangzhou untuk berobat karena kanker sudah menyebar ke tulang dan organ-organ tubuh lainnya. (OL-2)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved