Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dinilai sukses menjalankan tugasnya sebagai seorang humas. Padahal dia tidak memiliki latar belakang pendidikan ilmu komunikasi.
"Pak Topo (sapaan akrab Sutopo) bukan Humas yang berlatar belakang pendidikan ilmu komunikasi. Pak Topo juga tidak pernah belajar kehumasan secara akademis. Tapi dirinya memegang prinsip-prinsip yang filosofis selama menjadi seorang Humas. Dalam hal ini, khususnyam pada fungsi penyampai informasi dan edukator publik," ungkap Ketua Umum Ikatan Pranata Humas Indonesia (Iprahumas) Dyah R Sugiyanto dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Minggu (7/7).
Menurut Dyah, Pak Topo telah membuktikan dirinya sukses menjadi sains komunikator yang komunikatif, disiplin, dan adaptif.
Baca juga: Di Video Terakhir, Sutopo Minta Didoakan dan Maaf
"Menyampaikan informasi bencana itu bukan hal yang mudah. Pak Topo menyadarkan kita, bangsa Indonesia, untuk saling peduli dalam kondisi krisis saat dan paska terjadinya bencana. Karena penanganan bencana mulai dari pra hingga paska membutuhkan kerja bersama, bukan ego sektoral," tegas Dyah.
"Selamat jalan Pak Sutopo, do'a kami menyertai kepergianmu," pungkasnya.
Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia, Minggu (7/7) pukul 02.00 waktu Guangzhou, Tiongkok.
Pria yang akrab disapa dengan Pak Topo itu meninggal dunia dalam proses perawatan penyakit kankernya di Tiongkok. (OL-2)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved