Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, yang menurut perkiraan meningkat mulai bulan besok.
"Upaya pencegahan merupakan cara terbaik dan sangat penting untuk dilakukan karena upaya ini relatif lebih mudah dan murah dibandingkan jika kita melakukan penanggulangan kebakaran yang sudah terjadi," kata Doni, Sabtu (15/6).
Doni mengatakan dalam konteks pencegahan, kerja sama berbagai pihak sangat diperlukan sejak dini. Pelibatan satuan tugas gabungan dari pemerintah, TNI/Polri, masyarakat dan dunia usaha dalam mencegah dan
menanggulangi merupakan alternatif penguatan.
Ia mengharapkan sinergi semua pihak, khususnya di wilayah Riau, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat, dengan Satuan Tugas Gabungan Kebakaran Hutan dan Lahan TNI.
Baca juga: RI Terdepan Tangani Karhutla
"BNPB akan memberikan pembekalan yang dilakukan di tiga provinsi tersebut. Melalui pembekalan, sinergi dan kerja sama akan dipersiapkan sejak awal sehingga memberikan pemahaman yang sama terhadap kesiapsiagaan dan pencegahan dalam menghadapi ancaman kebakaran tahun ini," tuturnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan selama Juli hingga Oktober sejumlah daerah akan menghadapi curah hujan rendah.
BMKG memantau kondisi El Nino lemah yang diperkirakan bertahan sepanjang 2019. Dampak fenomena alam tersebut pada musim kemarau perlu diwaspadai.
Puncak musim kemarau menurut prakiraan terjadi Agustus. Daerah yang rentan mengalami kekeringan meteorologis meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara; sementara daerah seperti Riau, Palembang, Jambi, serta sebagian besar Kalimantan berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan. (OL-7)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ingatkan daerah siaga dini hadapi fenomena bencana tak merata, mulai dari banjir hingga karhutla jelang puncak kemarau 2026.
Masa transisi bencana di tiga provinsi Sumatra berakhir 30 Maret 2026. Pemerintah percepat pembangunan 36 ribu huntap dan siapkan tahap rekonstruksi.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved