Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Milenial Lintas Rumah Ibadah Peringati Kelahiran Pancasila

Mediaindonesia.com
01/6/2019 22:15
Milenial Lintas Rumah Ibadah Peringati Kelahiran Pancasila
Milenial lintas rumah ibadah memperingati hari lahir Pancasila, di Jakarta, Sabtu (1/6).(Ist)

PANCASILA sebagai ideologi negara harus terus dikukuhkan oleh mereka yang muda. Milenial yang jumlahnya 81,27 juta jiwa (34,48%) dan generasi Z yang jumlahnya 68,02 juta jiwa (28,86 %) merupakan aset terbesar bagi Indonesia.

Potensi besar ini yang harus disemai agar tak koyak oleh dinamika apa pun yang sedang menjumpai bangsa dan negara ini. Sebab itu,  Milenial Lintas Rumah Ibadah berkomitmen untuk 'Menjaga Pancasila Mulai dari Rumah Ibadah'.

Dalam keterangannya yang diterima, Sabtu (1/6), mereka pun mengeluarkan pernyataan sikap bersama di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat.

Yakni pertama, menyerukan sikap menjaga dan meneladani Pancasila sebagai titik temu semua agama yang cinta Tuhan dan ciptaan-Nya dengan mendorong adanya semangat persatuan lintas keagamaan sebagai implementasi praktis dari nilai-nilai Pancasila ditengah polarisasi rakyat hari ini.


Baca juga: Siti Nurbaya: Ani Yudhoyono Inspirasi Kaum Perempuan


"Kedua, menyerukan kolaborasi antarumat beragama dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan," lanjut mereka dalam pernyataannya.

Selain itu, ketiga, menyerukan sikap saling toleran dan saling menghargai antarumat beragama. Kemudian, keempat, melawan segala bentuk persemaian radikalisme di rumah ibadah.

"Kelima, mengajak untuk memusatkan usaha pemberdayaan yang partisipatif di rumah ibadah masing2.

Demikian yang kami dapat sampaikan dalam mensyukuri kelahiran Pancasila hari ini," tandasnya.

Pernyataan sikap itu ditandatangi Arief Rosyid, sebagai Milenial Dewan Masjid Indonesia, Gede Hendra (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia), Suprionoto W (Generasi Muda Budhis Indonesia), Kris Tan (Generasi Muda Khonghucu), Lidya Natalia (Milenial Gereja Katolik), Alan Singkali (Milenial Gereja Kristen), Muh Asrul (Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi), dan Fauzl Adzim (Pelajar Islam Indonesia). (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya