Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYIKAPI masukan Majelis Ulama Indonesia (MUI), ANTV melakukan perbaikan program Pesbukers Ramadan dan Sahurnya Pesbukers.
"Kami senantiasa menghormati dan menghargai masukan untuk perbaikan program-program ANTV," kata General Manager Corporate Communication ANTV Monica Desideria, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (29/5) malam.
Menurut Monica Desideria, pernyataan MUI diterimanya sebagai masukan yang berharga, yang langsung direspons pihak ANTV, dengan melakukan perbaikan-perbaikan untuk mencegah terulangnya adegan dalam dua program yang dikritik MUI tersebut.
"Kami juga mendapat masukan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan kami langsung melakukan koordinasi dengan KPI untuk perbaikan program ini," katanya.
Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi meminta agar pihak ANTV untuk berbesar hati, lantaran laporan MUI terkait program Pesbukers yang diminta untuk berhenti.
Dalam jumpa pers di Kantor Pusat MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, Masduki meminta agar ANTV mencoba memperbaiki programnya yang memang memiliki rating yang tinggi.
"Saya kira kita perlu berbesar hati dengan apa yang kami sampaikan kepada teman-teman ANTV, karena seluruh rangkaian acara pada ANTV tidak semuanya tidak bagus. Banyak yang bagus. Kalau ada hal yang tidak bagus tapi dapat ratingnya tinggi saya kira itu diperbaiki secara konten," ujar Masduki.
Baca juga: MUI Desak Tayangan Pesbukers Ramadan Disetop
Dalam kesempatan itu, MUIi mengevaluasi program Ramadhan di seluruh stasiun televisi nasional Indonesia, yakni Pesbuker Ramadan dan Sahurnya Pesbuker ANTV, serta Sahur Seger, Bukbernya Wo Banget dan Gado-Gado Sahur TransTV.
Menurutnya, MUI tidak memiliki hak untuk menutup program televisi yang dianggap memuat konten negatif, sebab MUI bukan lembaga yang diberi kewenangan oleh negara untuk menutup program di televisi tertentu.
Namun Masduki berharap dengan adanya evaluasi, seluruh tayangan khususnya tayangan Ramadan sesuai dengan ajaran agama Islam.
"Masukan dengan harapan akan ada kebijakan yang lebih bagus untuk menciptakan tontonan berbasis kreatif dan berbasis etik yang tinggi," ucap Masduki
Manager Corporate Communication ANTV, Ichwan Murni, mengakui, setelah mendapatkan arahan dan masukan dari MUI, pihaknya langsung melakukan perbaikan berdasarkan masukan dan arahan MUI tersebut.
"Terima kasih atas perhatian dan masukan dari MUI dan kami langsung melakukan perbaikan berdasarkan masukan itu," tandasnya. (OL-1)
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved