Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Ogan Komering Ulu Kuryana Azis mengatakan sebelum pemerintah daerah menetapkan tarif penumpang pada bus rapid transit (BRT) Trans Baturaja, masyarakat dapat membayar dengan sampah.
"Untuk sementara ini penumpang yang menggunakan jasa angkutan BRT dapat membayar ongkosnya tidak dengan uang, namun menggunakan sampah saja, selama tarifnya belum ditetapkan," kata Kuryana Azis di Baturaja, Sabtu (20/4).
Pihaknya akan segera memproses penetapan tarif BRT Trans Baturaja yang akan diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) setempat sebagai dasar hukum untuk disahkan. Hal itu agar masyarakat mendapat kepastian terkait besaran ongkos angkutan umum tersebut.
"Saat ini sedang dievaluasi dulu. Dua atau tiga bulan lagi baru diproses perbup untuk penetapan tarifnya. Sementara ongkos BRT digratiskan," ungkapnya.
Meskipun bus ini masih digratiskan, namun Kuryana mengusulkan kepada Dinas Perhubungan OKU agar penumpang diwajibkan membayar ongkosnya dengan sampah.
"Volume sampahnya tidak ditentukan namun wajib dibawa oleh penumpang yang nantinya akan dikumpulkan oleh kondektur bus," jelasnya.
Baca juga: iswa JIS Ciptakan Aplikasi Berdayakan Pemulung Sampah
Hanya saja, sampah sebagai pengganti ongkos BRT Trans Baturaja ini harus produktif atau dapat didaur ulang kembali agar memiliki nilai ekonomi yang nantinya akan diangkut oleh petugas kebersihan wilayah setempat.
"Cara ini sebagai upaya untuk menanggulangi sampah agar Kota Baturaja bersih dan sehat," tukasnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Ogan Komering Ulu Aminelson secara terpisah menambahkan sejak mulai beroperasi pada 15 April 2019, angkutan umum BRT Trans Baturaja ini masih digratiskan selama pemerintah belum menetapkan tarifnya untuk melayani masyarakat di wilayah setempat.
Dia mengemukakan, lima unit BRT Trans Baturaja bantuan dari Kementerian Perhubungan RI tersebut melayani beberapa trayek yaitu Baturaja-Kecamatan Ulu Ogan, Baturaja-Lubuk Batang dan Peninjauan serta Baturaja-Sosoh Buay Rayap.
"Mudah-mudahan dengan adanya angkutan umum ini dapat bermanfaat dan dimanfaatan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat OKU," pungkasnya.(OL-5)
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Melampaui sidak terminal, inilah 5 kebijakan radikal Menteri LH Hanif Faisol untuk tuntaskan krisis sampah nasional melalui sistem MRF dan Gakkum.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk mengurangi timbulan sampah selama perjalanan.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan total sampah yang dihasilkan selama periode mudik bisa mencapai sekitar 71.960 ton.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved