Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETIKA mengalami radang tenggorokan, biasanya nafsu makan Anda akan berkurang. Padahal, asupan makanan yang cukup tetap diperlukan saat Anda sedang sakit tenggorokan.
Sebab beberapa makanan juga bisa membantu dalam meredakan radang tenggorokan Anda tersebut. Selain dapat menurunkan peradangan pada tenggorokan, beberapa makanan tersebut juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.
Kriteria utama dalam mencari makanan atau minuman yang baik dikonsumsi saat Anda sakit tenggorokan adalah dapat meringankan radang tenggorokan, mudah ditelan, dan kaya nutrisi. Dan berikut ada beberapa makanan yang cocok dikonsumsi saat Anda mengalami sakit tenggorokan:
Kaldu sayuran dapat memberikan nutrisi dan antioksidan. Kaldu dapat pula menjadi alat untuk mengantarkan manfaat lain di dalamnya seperti bawang putih.
Pasalnya, senyawa belerang yang terkandung dalam bawang putih dapat melawan peradangan.
Pastikan Anda menambahkan kunyit ke dalam kaldu yang memiliki sifat anti inflamasi. Namun, curcumin tidak bereaksi dengan baik tanpa penambahan piperine atau zat yang ditemukan dalam lada hitam.
Baca juga: Alami Radang Tenggorokan? Ini Obat yang Ampuh Mengatasinya
Kentang dan ubi-ubian memiliki kandungan vitamin A dan C yang dapat menunjang sistem kekebalan tubuh. Mereka juga penuh dengan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi.
Dengan tekstur yang lembut dapat memudahkan untuk ditelan. Untuk menambah rasa, kayu manis juga merupakan sumber antioksidan yang kuat dan mendukung kekebalan dengan membantu menangkis virus, bakteri, dan jamur.
Selain memiliki kandungan anti-inflamasi, chamomile telah terbukti dapat membantu seseorang tidur nyenyak yang memang dibutuhkan ketika Anda sedang sakit.
Jika Anda juga menderita batuk, manfaat antispasmodik chamomile dapat membantu. Kemudian tambahkan lemon segar karena mengandung vitamin c dan antioksidan.
Baca juga: Ini Penyebab Mimisan dan Cara Agar tidak Kambuh Lagi
Jahe segar juga memiliki kandungan anti-inflamasi yang kuat. Jahe juga dapat mengurangi rasa mual, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan memiliki sifat anti virus dan anti bakteri.
Anda bisa menghaluskan jahe yang sudah dikupas, lalu tambahkan ke dalam teh dengan madu, oatmeal, atau smoothie buatan Anda.
Jika sakit tenggorokan Anda disertai dengan batuk, madu juga bisa membantu. Madu tidak hanya memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri, tapi telah terbukti sama efektifnya dengan obat supresan.
Madu Manuka, salah satu jenis madu yang berasal dari Selandia Baru dengan kualitas antibiotik yang sangat kuat bisa menjadi pilihan. (Medcom/OL-9)
Radang tenggorokan bisa dipicu kebiasaan sehari-hari seperti konsumsi alkohol, merokok, hingga makan pedas berlebihan.
Penyebab lain yang kerap tidak disadari adalah refluks asam lambung atau yang dikenal sebagai refluks senyap. Naiknya asam lambung hingga ke tenggorokan dapat menimbulkan rasa perih
Anak-anak berusia 5-15 tahun berisiko tinggi mengalami demam rematik karena radang tenggorokan akibat infeksi Streptococcus Grup A serta penyakit jantung rematik.
Penyakit demam rematik (DR) dan penyakit jantung rematik (PJR) kini mengintai anak-anak di Indonesia, dengan potensi dampak yang semakin besar akibat kondisi lingkungan buruk
Polusi udara yang semakin memburuk di Jakarta, menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus radang tenggorokan di masyarakat.
"Jordi kami sarankan beristirahat karena mengalami radang tenggorokan fase akut,"
Penelitian Yale ungkap kaisar Romawi Caligula memahami tanaman obat seperti hellebore, yang digunakan dalam pengobatan penyakit jiwa dan epilepsi.
Sudah saatnya pengobatan tradisional bukan saja alternatif atau pelengkap tetapi menjadi bagian dari solusi permasalahan kesehatan.
Tanaman Obat Populer dan Khasiatnya untuk Kesehatan. Temukan tanaman obat populer & khasiatnya! Sehat alami dengan herbal tradisional, solusi alami untuk berbagai penyakit.
Salah satu metode yang kini kembali diminati oleh masyarakat untuk menjaga kesehatan dan membantu proses detoksifikasi adalah melalui detoksifikasi itu sendiri.
Arkeolog menemukan bukti penggunaan tanaman obat oleh manusia prasejarah sekitar 15.000 tahun lalu di Gua Taforalt, Maroko.
Budaya minum jamu pada perempuan Madura didorong oleh keyakinan bahwa lebih baik tidak makan daripada tidak minum jamu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved