Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial, Nur Pujianto, mengatakan, jumlah sumber daya manusia Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 39.182 orang di seluruh Indonesia memiliki risiko alami kecelakaan kerja.
Bahkan, Nur mengungkapkan ada beberapa SDM PKH yang gugur saat menjalankan tugas.
"Untuk itu kami berkewajiban memberi jaminan atas hal itu," tutur Nur saat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kemensos dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Kantor Wilayah DKI Jakarta, Selasa (19/3).
Nur telah menginisiasi upaya ini sejak 2015 dengan berbagai rencana skenario anggaran, tetapi baru 2019 ini terlaksana dengan iuran kepesertaan dibayarkan Kemensos.
"Kami berharap seluruh SDM PKH dapat bekerja lebih terjamin atas risiko kecelakaan kerja dan kematian," katanya.
SDM PKH yang mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan santunan Rp132,6 juta ditambah beasiswa bagi anak Rp12 juta.
Baca juga: Ini Penjelasan KLHK Soal Banjir Sentani
Sedangkan yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja mendapatkan santunan Rp24 juta dan santunan beasiswa sebesar Rp12 juta untuk meringankan beban keluarga
.Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah BPJS-TK DKI, Achmad Hafiz, menyambut baik upaya Kemensos. Ia menyampaikan kesiapan pihaknya untuk membantu melayani SDM PKH.
"Ini amanah pemerintah oleh karena itu kami akan menyiapkan pelayanan khusus dalam membantu SDM PKH yang mengalami kecelakaan kerja maupun kematian," ujar Achmad.
Ruang lingkup PKS meliputi penyediaan data SDM PKH, pembiayaan, pelaksanaan, pelaporan, pemantauan dan evaluasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Jangka waktu PKS berlaku selama 10 bulan terhitung sejak 19 Maret 2019 sampai dengan 31 Desember 2019. (RO/OL-1)
KEMENTERIAN Sosial menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan pendataan korban terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved