Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Institut Pertanian Bogor, Bambang Hero Saharjo, menegaskan, banyak langkah koreksi dan kebijakan berani yang dilakukan di masa Presiden Joko Widodo. Mulai dari pelibatan seluruh stakeholder di pusat hingga daerah, moratorium izin kawasan gambut, hingga penegakan hukum baik sanksi administratif, perdata maupun pidana.
''Harus diakui, bahwa faktanya baru di era Jokowi, karhutla (kebakaran hutan dan lahan) berhasil ditangani, dan tidak pernah terjadi lagi bencana skala besar dan asap lintas batas negara,'' tegas Bambang, menjawab pertanyaan media, Selasa (19/2).
Penegasan Bambang ini untuk menjawab dan sekaligus meluruskan pernyataan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Azhar Simanjuntak, yang menyebutkan calon Presiden 01 Jokowi telah berbohong terkait penegakan hukum lingkungan ketika menyampaikan hal ini dalam acara Debat Kedua Capres, Minggu (17/2) malam.
Menurut Bambang, pernyataan terkait tidak terjadi lagi karhutla oleh Jokowi harusnya dilihat secara utuh. Waktu dua menit saat debat tidak akan cukup untuk menjabarkan kedua persoalan tersebut. Faktanya, karhutla dalam skala besar memang tak pernah terjadi lagi dalam 3 tahun terakhir. Terkait dengan itu, hukum lingkungan benar-benar ditegakkan secara konsisten.
"Karhutla memang masih terjadi dari 2016 sampai sekarang. Namun tidak pernah lagi terjadi separah 2015 dan tahun-tahun sebelumnya,'' tambah Bambang.
Dengan demikian, ia pun meyakini bahwa yang dimaksud Capres 01 adalah karhutla tidak terjadi lagi dalam skala besar dan jumlah titik panas (hotspot) jauh menurun. Sementara perihal penegakan hukum lingkungan, justru baru di era Jokowi melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya berani menggebuk para pelaku kejahatan lingkungan, khususnya karhutla.
“Saya tidak setuju jika Jokowi disebut berbohong,” kata ahli lingkungan IPB yang pernah digugat oleh 'pelaku pembakar hutan' ini.
Bambang juga menyebutkan, adapun masalah eksekusi, tentu harus menunggu proses hingga putusan hukum inkrah dan proses eksekusi ada di pengadilan. Ini, kata dia, patut diapresiasi, karena tidak pernah terjadi di pemerintahan sebelumnya.
"Tiga tahun terakhir, penegakan hukum lingkungan sangat tegas, asap lintas batas nyaris tidak ada lagi, bencana asap secara massif seperti tahun-tahun sebelumnya tidak ada. Kita tidak bisa nafikan ini hanya terjadi di era Jokowi,'' ujarnya.
Justru, lanjut Bambang, seharusnya semua pihak hendaknya mengedepankan fakta dan tidak semata menilai karena faktor kepentingan politik semata.
''Pak Jokowi tidak berbohong soal karhutla ataupun hukum lingkungan, karena faktanya ada semua, dirasakan kita semua. Waktu dua menit tidak akan cukup menjelaskan, sehingga penggalan kalimat menimbulkan banyak pertanyaan dan tanggapan yang seharusnya tidak perlu,'' katanya.
Berdasarkan data dari KLHK, luas Karhutla menurun drastis. Pada 2015 ada 2,6 juta hektare lahan terbakar. Namun, setelah terjadi langkah koreksi besar-besaran yang dipimpin langsung Presiden Jokowi, luas areal terbakar tahun berikutnya turun menjadi 436,3 ribu ha, dan 2017 turun lagi menjadi 165,5 ribu ha.
Indikator karhutla dalam bentuk hotspot juga menurun drastis. Dari 70.971 hotspot di 2015, jumlahnya bisa ditekan hingga hanya 9.245 di 2018. Penurunan hotspot hampir 85%. Selama 3 tahun terakhir tidak pernah terjadi lagi asap lintas batas negara, dan membuat Indonesia pertama kali mendapat apresiasi dari kalangan internasional.
Indonesia saat ini bahkan menjadi negara terdepan sebagai rujukan pengetahuan perlindungan ekosistem gambut dunia. Sementara sepanjang 3,5 tahun, KLHK menyelesaikan 567 kasus pidana masuk ke pengadilan, 18 gugatan terhadap perusahaan (inkrah) dengan nilai Rp18,3 triliun, dan 132 kesepakatan penyelesaian sengketa di luar pengadilan.
Melalui Ditjen Gakkum KLHK ditangani 2.677 pengaduan, 3.135 pengawasan izin, dan menerbitkan 541 sanksi administrasi bagi usaha atau kegiatan yang melanggar perizinan dan peraturan perundangan bidang lingkungan dan kehutanan. Keberhasilan Ditjen Gakkum saat ini karena dukungan yang kuat dari Presiden, DPR, dan Mahkamah Agung.
Putusan perdata dari hakim agung dengan mengabulkan gugatan yang mencapai triliunan rupiah merupakan sejarah bagi bangsa Indonesia.
"Kami sangat mengapresiasi putusan-putusan ini. Putusan ini akan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lingkungan dan kehutanan,'' kata Ditjen Gakkum KLHK, Rasio Ridho Sani. (RO/OL-1)
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Program Save The Valley Journey menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif seperti Ice Breaking Dance, Water Filter Making, dan Seed Bomb Making.
Menurut dia, monorail dipilih karena tidak menimbulkan emisi dan minim gangguan terhadap habitat hewan.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved