Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI K-pop kini bukan lagi sekadar soal popularitas artis, melainkan soal siapa yang menguasai saham. Dalam beberapa tahun terakhir, peta kekayaan bergeser tajam ke tangan pemilik perusahaan.
Laporan CXO Institute menempatkan Bang Si Hyuk, pendiri HYBE, kembali sebagai figur terkaya di industri K-culture berbasis saham. Nilai kepemilikan sahamnya diperkirakan mencapai ₩4,8 triliun (sekitar Rp57,6 triliun) per Maret 2026, berasal dari lebih dari 13 juta lembar saham HYBE.
Di bawahnya, jarak terlihat sangat lebar. J.Y. Park tercatat memiliki kekayaan saham sekitar ₩362,7 miliar (Rp4,35 triliun), sementara Yang Hyun Suk sekitar ₩225 miliar (Rp2,7 triliun). Selisih ini menegaskan satu hal: dominasi HYBE masih belum tertandingi.
Lonjakan kekayaan Bang Si Hyuk sejalan dengan performa saham HYBE yang agresif. Sepanjang 2025 hingga awal 2026, sahamnya dilaporkan naik lebih dari 50 persen.
Pertumbuhan ini tidak hanya ditopang musik, tetapi juga strategi ekspansi global dan diversifikasi bisnis. HYBE memperkuat ekosistemnya lewat platform seperti Weverse serta akuisisi internasional, termasuk Ithaca Holdings sejak 2021.
Model bisnis ini membuat HYBE tidak lagi bergantung pada album dan tur, melainkan membangun jaringan pendapatan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Di sisi lain, kontribusi BTS terhadap ekonomi HYBE tetap signifikan, namun tidak tercermin dalam kepemilikan saham. Total nilai saham gabungan seluruh member BTS diperkirakan hanya sekitar ₩20 miliar (Rp240 miliar) per 17 Maret 2026.
Sejak September 2023, BTS tidak lagi masuk kategori pemegang saham utama. Konsekuensinya, perubahan kepemilikan mereka tidak wajib dilaporkan secara publik, membuat data yang beredar saat ini bersifat estimasi.
Data ini menandai pergeseran besar dalam industri K-pop. Jika dulu artis adalah pusat nilai, kini kekayaan terkonsentrasi di level korporasi dan pemegang saham.
Struktur ini lazim dalam perusahaan publik, namun juga membawa risiko. Pada 2025, HYBE sempat diselidiki regulator Korea Selatan terkait dugaan pelanggaran dalam proses IPO.
Belum ada putusan final, tetapi kasus tersebut menegaskan: semakin besar valuasi, semakin ketat pengawasan. (The Korea Times/Digital Music News/Z-10)
Kolaborasi BTS dan MU:DS hadirkan merchandise eksklusif terinspirasi Lonceng Suci Raja Seongdeok. Cek lokasi dan jadwal rilisnya di sini!
Apa persamaan pemenang Tony Award, pegulat profesional, penulis legendaris, dan bintang tenis dunia? Jawabannya adalah sama-sama mengidolakan BTS.
Big Hit Music memberikan klarifikasi resmi untuk menjelaskan bahwa penggunaan warna merah merupakan bagian integral dari identitas album terbaru BTS yang bertajuk Arirang.
Jennie Blackpink resmi jadi headliner Lollapalooza Chicago 2026. Simak daftar lengkap lineup K-pop dan jadwal penampilannya di sini!
Lee Na-young mengungkapkan bahwa masa hiatusnya selama tiga tahun terakhir bukanlah waktu untuk sekadar bersantai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved