Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

'The Girl Who Cried Pearls' Sabet Film Animasi Pendek Terbaik Oscar 2026

Intan Safitri
16/3/2026 06:56
'The Girl Who Cried Pearls' Sabet Film Animasi Pendek Terbaik Oscar 2026
Film The Girl Who Cried Pearls resmi dinobatkan sebagai Film Animasi Pendek Terbaik (Best Animated Short Film) dalam ajang Academy Awards ke-98.(ABC)

FILM bertajuk The Girl Who Cried Pearls resmi dinobatkan sebagai Film Animasi Pendek Terbaik (Best Animated Short Film) dalam ajang Academy Awards ke-98 yang digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, Minggu (15/3). Kemenangan film yang diproduksi National Film Board of Canada ini menjadi sorotan karena proses pembuatannya yang memakan waktu 5 tahun.

Film tersebut berhasil mengungguli sejumlah nominator lainnya dalam kategori animasi pendek. Kemenangan ini menegaskan dominasi teknik animasi puppet (boneka) yang dinilai memiliki tingkat kesulitan teknis tinggi namun memberikan hasil visual yang sangat emosional dan detail.

Dalam pidato kemenangannya di atas panggung, sang sutradara mengungkapkan dedikasi terhadap pembuatan film ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Ia menekankan bahwa dukungan keluarga menjadi kunci utama di balik penyelesaian proyek ambisius tersebut.

"Dibutuhkan waktu lima tahun untuk membuat film boneka. Dibutuhkan kesabaran untuk hidup dengan seseorang yang membutuhkan waktu lima tahun untuk membuat film boneka. Jadi, saya ingin berterima kasih kepada istri saya Maya, putri saya Tuli, Stephanie, dan Nola kami yang cantik," ujarnya di hadapan para hadirin.

Selain memberikan apresiasi kepada keluarga, tim produksi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada lembaga National Film Board serta jajaran produser yang turut andil dalam keberhasilan teknis film ini.

Pihak pemenang juga menyoroti peran komunitas seniman di lokasi produksi yang menjadi ekosistem pendukung selama bertahun-tahun masa pembuatan film. "Kami benar-benar ingin berterima kasih kepada lingkungan tempat kami tinggal dan komunitas seniman berbakat yang membuat kami beruntung bisa bekerja sama dengan mereka. Terima kasih kepada kota Montreal yang fantastis. Terima kasih, Kanada," tutupnya dalam pidato tersebut.

Keberhasilan The Girl Who Cried Pearls menambah daftar panjang prestasi animasi pendek asal Kanada di panggung dunia. Kritikus film menilai bahwa film ini berhasil menggabungkan estetika seni tradisional dengan narasi yang kuat, sehingga layak mendapatkan pengakuan tertinggi dari Academy.

Kemenangan ini diumumkan di sela-sela rangkaian acara yang dipandu oleh Conan O'Brien. Setelah menerima trofi, tim produksi dijadwalkan mengikuti sesi pemotretan resmi dan konferensi pers di area backstage untuk membahas rencana proyek animasi masa depan mereka. (Variety/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya