Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah tren membawakan ulang (remake) lagu-lagu lama, penyanyi Cakra Khan menekankan pentingnya menjaga integritas sebuah karya.
Bagi pelantun lagu Kekasih Bayangan ini, membawakan lagu milik musisi yang telah meninggal dunia bukan sekadar urusan olah vokal, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk menjaga esensi dan pesan asli dari sang pencipta.
Cakra menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja. Ia mengingatkan rekan sesama musisi agar tidak terjebak dalam kreativitas yang justru mencederai jiwa lagu tersebut.
“Kalau kita mau membawakan lagunya ini tujuan lagu yang seperti ini ya seperti ini. Jadi kalau musiknya itu segala macam, mungkin kembali lagi bagaimana musisi yang akan membawakan lagu itu, cuman jangan sampai merusak esensi dari sebuah lagu,” ujar Cakra Khan, dikutip Selasa (10/2).
Menurut penyanyi asal Pangandaran ini, kegagalan dalam menangkap esensi sebuah lagu dapat berdampak fatal pada nilai karya tersebut.
Ia menyayangkan jika sebuah remake dilakukan tanpa pertimbangan matang sehingga hasilnya terkesan seperti bahan candaan. Padahal, bagi Cakra, membawakan ulang sebuah lagu seharusnya menjadi bentuk penghormatan tertinggi kepada sang musisi orisinal.
Karya musik, lanjutnya, adalah warisan yang memiliki nilai seni dan sejarah. Menghargai visi penciptanya adalah langkah utama sebelum seorang penyanyi memutuskan untuk masuk ke bilik rekaman untuk membawakan lagu tersebut.
Selain aspek estetika dan rasa, Cakra Khan juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap aspek legalitas.
Ia menegaskan bahwa menghargai musisi yang telah tiada mencakup pemenuhan hak-hak yang ditinggalkan, baik untuk keluarga maupun label yang menaungi.
Proses perizinan bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap ekosistem musik dan kesejahteraan ahli waris sang musisi.
“Salah satu cara kita menghargai karya seorang musisi yang mungkin sudah tidak ada, tapi tetap haknya kan tetap harus ada untuk keluarganya untuk labelnya,” tuturnya menutup pembicaraan.
Melalui pandangan ini, Cakra Khan mengajak para pelaku industri musik untuk lebih bijak. Baginya, sebuah lagu abadi bukan hanya karena melodinya yang indah, tetapi karena cara generasi penerusnya menghargai jiwa dan hak yang menyertai karya tersebut. (Ant/Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Versi Indonesia ini menggabungkan teror psikologis, unsur supranatural, dan isu sosial, menjadikannya lebih dari sekadar film horor tetapi juga medium refleksi tentang keadilan dan trauma.
Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan kejutan dengan peluncuran remake film komedi musikal fenomenal 2006, Mendadak Dangdut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved